Post pada 07 Jul 2026
Liburan sekolah sudah tiba nih, Bunda! Gimana, sudah punya rencana seru apa saja untuk mengisi waktu luang bersama Si Kecil di rumah? Menghabiskan waktu libur tidak melulu harus bepergian ke luar kota atau mengunjungi pusat perbelanjaan yang padat, lho. Ada satu tempat di dalam rumah yang menyimpan potensi petualangan luar biasa dan bisa disulap menjadi arena bermain yang menyenangkan. Yup, mana lagi kalau bukan dapur!
Bagi sebagian Bunda, membayangkan anak-anak masuk ke dapur mungkin sedikit bikin ketar-ketir. “Nanti berantakan, ah,” atau “Dapur kan banyak barang tajam dan panas.” Pikiran-pikiran seperti itu sangat wajar kok, Bunda. Namun, jika kita mengubah sudut pandang dan melakukan persiapan yang tepat, memasak bersama anak saat liburan bisa menjadi momen emas yang penuh tawa.
Dapur bukan lagi sekadar tempat menyiapkan makanan, melainkan sebuah laboratorium kreativitas tempat Bunda dan Si Kecil bisa bereksperimen, belajar, sekaligus mempererat ikatan emosional. Yuk, kita sulap aktivitas memasak jadi ritual bonding liburan yang paling ditunggu-tunggu!
Sebelum kita mulai mengikat tali celemek, tahukah Bunda kalau aktivitas di dapur memiliki segudang manfaat nyata bagi tumbuh kembang Si Kecil? Memasak bukan cuma soal membuat perut kenyang, tapi juga tentang menstimulasi panca indra dan melatih berbagai keterampilan dasar anak.
Saat membantu Bunda di dapur, Si Kecil akan melakukan banyak gerakan fisik. Mulai dari meremas adonan, menaburkan meses, memetik sayuran, hingga mengaduk saus. Gerakan-gerakan presisi seperti memegang sendok takar atau mengupas pisang sangat baik untuk melatih koordinasi mata dan tangan serta memperkuat otot-otot jari mereka.
Siapa bilang belajar matematika itu membosankan? Di dapur, Bunda bisa mengenalkan konsep berhitung dengan cara yang sangat praktis.
Selain matematika, dapur adalah laboratorium sains terbaik. Si Kecil bisa melihat langsung bagaimana mentega yang padat bisa meleleh saat dipanaskan, atau bagaimana warna air berubah ketika dicampur dengan sirup. Menyenangkan sekali, bukan?
Selama proses memasak, komunikasi antara Bunda dan Si Kecil akan mengalir dengan sangat intens. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkaya kosakata mereka. Bunda bisa mengenalkan nama-nama bahan makanan yang unik, istilah-istilah memasak seperti menumis, mengukus, atau memanggang, hingga mendeskripsikan rasa (manis, gurih, asam) dan tekstur (lembut, renyah, kenyal).
Pernahkah Bunda melihat binar bahagia di mata Si Kecil saat mereka berhasil menyajikan sesuatu? Ketika anak dilibatkan dalam proses pembuatan makanan dan melihat hasilnya dinikmati oleh anggota keluarga lain, ada rasa bangga yang luar biasa di dalam diri mereka. Hal ini sangat efektif untuk memupuk rasa percaya diri dan kemandirian sejak dini.

Kunci utama agar aktivitas memasak bersama anak saat liburan ini berjalan sukses adalah mindset Bunda sendiri. Kita harus menurunkan standar “dapur bersih dan rapi” untuk sementara waktu. Ingat, target kita adalah bersenang-senang dan membangun kedekatan, bukan memenangkan kompetisi kebersihan dapur!
Berikut beberapa tips simpel agar sesi memasak tetap aman dan terkendali:
Bingung mau masak apa? Tenang, Bunda tidak perlu membuat hidangan berat yang menguras energi. Berikut adalah beberapa ide menu sederhana namun sangat interaktif yang dijamin bikin Si Kecil betah berlama-lama di dapur:
Tidak perlu repot membuat adonan roti pizza dari nol. Bunda cukup menyediakan beberapa lembar roti tawar, saus tomat atau saus bolognese, keju parut, dan aneka topping seperti sosis, bakso, jagung manis pipil, atau paprika.
Biarkan Si Kecil mengeksplorasi kreativitas mereka dengan menyusun topping membentuk wajah tersenyum, hewan peliharaan, atau pola abstrak di atas roti. Setelah selesai dihias, Bunda tinggal memanggangnya sebentar di teflon atau oven hingga kejunya meleleh.
Membuat Si Kecil suka makan buah kadang gampang-gampang susah ya, Bunda? Nah, trik membuat sate buah ini bisa jadi solusinya. Potong berbagai macam buah berwarna-warni seperti stroberi, melon, pisang, dan anggur menjadi ukuran sekali gigit.
Tugas Si Kecil adalah menusukkan potongan buah tersebut ke tusuk sate secara bergantian hingga membentuk gradasi warna pelangi. Setelah itu, mereka bisa mencelupkannya ke dalam lelehan cokelat atau memberikan gerimis susu kental manis di atasnya. Segar, sehat, dan estetik!
Anak-anak sangat suka bermain dengan tekstur yang menyerupai plastisin atau playdough. Membuat kue kering atau cookies adalah pilihan yang sangat tepat. Setelah adonan kue selesai dibuat, gilas adonan hingga pipih, lalu biarkan Si Kecil menggunakan cetakan kue berbentuk bintang, beruang, bunga, atau huruf. Aktivitas mencetak dan menata kue di atas loyang ini dijamin akan membuat mereka merasa seperti koki profesional.
Ini dia menu yang dijamin bikin Si Kecil super excited! Bunda hanya perlu menyiapkan roti tawar tanpa pinggiran, lalu gilas sedikit menggunakan rolling pin atau botol kaca bersih hingga agak pipih.
Minta Si Kecil untuk mengoleskan Milkita Pasta rasa coklat atau stroberi di atas permukaan roti. Nah, serunya Milkita Pasta ini punya kemasan tube yang gampang digenggam anak, jadi mereka bisa langsung “melukis” atau membuat pola garis-garis di atas roti dengan rapi. Setelah dioles, gulung rotinya, lalu potong-potong menjadi ukuran kecil. Selain seru proses pembuatannya, rasanya yang manis legit khas susu Milkita pasti jadi rebutan!
Bikin liburan di rumah makin interaktif dengan Milkita Pasta kemasan tube yang praktis dan pas di genggaman anak. Yuk, bebaskan imajinasi Si Kecil melukis rotinya sendiri dengan rasa cokelat dan stroberi yang lezat kaya nutrisi susu!
*Pasti Original & Resmi Unifam
Membuat jasuke sendiri di rumah itu gampang banget. Bunda tinggal mengukus jagung manis pipil sampai matang. Selagi hangat, biarkan Si Kecil ikut membantu mencampurkan sedikit mentega ke dalam jagung hingga meleleh dan aromanya wangi.
Setelah dimasukkan ke dalam cup kecil, ajak anak untuk menaburkan keju parut melimpah di atasnya. Sebagai sentuhan akhir yang beda dari biasanya, kucurkan susu kental manis rasa vanilla atau saus karamel di bagian paling atas. Perpaduan rasa manis, gurih, dan hangatnya jagung siap menemani sore hari liburan Bunda dan Si Kecil.
Selain 5 resep di atas, Bunda juga dapat kreasikan resep makan siang anak yang mudah dibuat lainnya loh.
Agar suasana memasak jadi lebih ceria dan tidak membosankan saat menunggu masakan matang, Bunda bisa menyiapkan camilan atau hidangan penutup yang manis dan praktis. Menyelipkan sedikit kejutan manis di tengah-tengah aktivitas dapur akan membuat energi Si Kecil tetap terjaga dan mood-nya selalu gembira.
Bunda bisa memanfaatkan aneka produk dari Unifam yang sudah terkenal dengan kelezatan dan kualitasnya yang aman untuk anak-anak. Misalnya, Bunda bisa mengajak Si Kecil membuat kreasi puding lembut dengan topping permen kenyal Milkita, atau menyajikan es lilin rumahan yang dicampur dengan segarnya jeli Unifam.
Sambil menunggu kue di dalam oven matang, Bunda dan Si Kecil bisa duduk bersila di lantai dapur sambil menikmati lolipop Milkita kesukaan mereka. Momen-momen santai penuh tawa seperti inilah yang nantinya akan melekat erat dalam ingatan anak hingga mereka dewasa nanti. Liburan di rumah pun terasa jauh lebih istimewa daripada sekadar jalan-jalan biasa.
Setelah semua hidangan siap, saatnya melakukan ritual yang paling dinanti: makan bersama! Tata hasil karya Si Kecil di atas meja makan dengan cantik. Jangan lupa untuk memberikan pujian yang tulus atas bantuan dan kerja keras mereka hari ini.
Ajak seluruh anggota keluarga, seperti Ayah atau kakak-adik yang lain, untuk mencicipi hidangan tersebut. Mendengar pujian seperti, “Wah, pizza buatan Adek enak banget!” akan membuat rasa percaya diri Si Kecil melonjak tinggi. Mereka akan belajar menghargai proses pembuatan makanan dan tidak lagi menjadi anak yang pemilih soal makanan (picky eater), karena mereka tahu betul betapa besarnya usaha yang dibutuhkan untuk menyajikan sepiring makanan di atas meja.
Membuat dapur menjadi arena bermain selama liburan adalah salah satu investasi waktu terbaik yang bisa Bunda berikan untuk Si Kecil. Lewat aktivitas memasak bersama, kita tidak hanya mengajarkan keterampilan hidup (life skill) yang penting untuk masa depan mereka, tetapi juga sedang membangun fondasi komunikasi dan kedekatan emosional yang kokoh.
Momen berantakan karena tepung yang tumpah, coretan saus di pipi, atau bentuk kue yang tidak simetris justru menjadi bumbu-bumbu manis yang membuat liburan kali ini terasa sangat berkesan. Jadi, jangan ragu lagi untuk membuka pintu dapur lebar-lebar bagi Si Kecil ya, Bunda. Selamat berkreasi dan menciptakan kenangan indah bersama buah hati tercinta.
Bunda, agar tidak ketinggalan berbagai inspirasi menu praktis, tips pola asuh seru, dan info kuis menarik lainnya, yuk langsung follow Instagram resmi kami di @Unifam.id. Mari bergabung dengan komunitas ibu muda hebat lainnya di sana!
Oh iya, untuk memastikan stok camilan dan bahan kreasi memasak Bunda selalu aman selama liburan, pastikan Bunda hanya membeli produk-produk original dan berkualitas dari Unifam di Toko Official Unifam yang tersedia di Shopee dan Tokopedia. Belanja mudah, aman, dan bikin liburan Si Kecil makin ceria!




