{"id":1150,"date":"2021-04-20T18:51:00","date_gmt":"2021-04-20T11:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2023-01-25T18:53:58","modified_gmt":"2023-01-25T11:53:58","slug":"sosok-keibuan-founder-unifam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam","title":{"rendered":"Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":1151,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[61],"class_list":["post-1150","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-brand-unifam"],"acf":{"short_description":"R.A Kartini memang menginspirasi wanita Indonesia di zaman modern. Salah satu ciri khas yang menonjol dari bangsawan asal Jepara ini adalah sifatnya yang tidak mau menyerah dan berani mengambil risiko. Bahkan, dia berani untuk mengambil sikap melawan arus.\r\n","post_content":"R.A Kartini memang menginspirasi wanita Indonesia di zaman modern. Salah satu ciri khas yang menonjol dari bangsawan asal Jepara ini adalah sifatnya yang tidak mau menyerah dan berani mengambil risiko. Bahkan, dia berani untuk mengambil sikap melawan arus.\r\n\r\nSosok Kartini juga digambarkan sebagai perempuan yang bersemangat memperjuangkan kesetaraan gender. Bahkan berkat Kartini, muncul banyak pemimpin hebat dari kaum Hawa.\r\n\r\nKalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.\r\n\r\nWanita lulusan Chemical Engineering, Universitas Cheng Kung Taiwan ini juga dikenal tangguh. Bagaimana tidak, tahun 1985 saat bisnis yang dirintis belum berjalan baik, Susy harus menerima kenyataan sang kakak, Harsono Pangjaya meninggalkannya untuk selama-lamanya.\r\n\r\nHarsono meninggal usai menjalani perawatan medis yang cukup lama, akibat kanker hidung yang dideritanya sejak tahun 1978.Sebelum meninggal, Susy sempat berjanji kepada kakak laki-laki satu-satunya yang saat itu koma.\r\n\r\n\u201cKamu enggak usah khawatir, nanti ibu, istri dan anak-anak kamu saya yang urus,\u201d janji Susy kepada sang kakak. Di antara saudara-saudara ya.ng lain, Susy terbilang paling dekat dengan\u00a0Harsono. Tak lama setelah mendengar janji Susy itu, Harsono pergi dengan tenang.\r\n\r\nSepeninggal Harsono, Susy seorang diri menjalankan bisnis kembang gula yang masih terus merugi hingga kurang lebih enam tahunan. Namun, Susy tak menyerah begitu saja. Ia bangkit dari duka dan berpikir keras bagaimana bisa bertahan.\r\n\r\n\u201cIbarat orang bernapas yang lama-kelamaan akan habis. Saat itu saya memilih bertahan. Setidaknya, saya harus bertahan dan jangan sampai oksigen habis,\u201d ujarnya.\r\n\r\nSaat itu dia harus memikul dua tanggung jawab sekaligus. Melanjutkan bisnis serta mewujudkan janjinya pada sang kakak. Yakni mengambil alih peran orang tua bagi tujuh keponakannya (anak-anak Harsono).\r\n\r\nSusy pun bekerja keras memastikan semuanya berjalan beriringan dan sampai tujuan. Ia mengatur sedemikian rupa agar semua keponakannya bisa tetap sekolah dan melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Tak tanggung-tanggung dari tujuh putra-putri Harsono, enam di antaranya dikirim kuliah ke Amerika.\r\n\r\n\u201cJanji itu yang membuat saya harus bertahan dan melanjutkan bisnis ini. Pada saat itu saya berpikir kalau sampai perusahaan tutup, kasihan anak-anak. Apalagi mereka masih kecil-kecil. Karena niat itu, Tuhan memberi saya jalan dan saya bersyukur, sehingga tugas saya selesai. Tujuh keponakan saya semuanya bisa kuliah minimal S1, enam kuliah di Amerika, satu di Indonesia,\u201d ujar Susy.\r\n\r\nOrang-orang terdekat Susy juga menjulukinya sebagai perempuan yang lembut dan keibuan. Meski begitu, di \u00a0balik kelembutannya, Susylia Sukana adalah sosok perempuan \u00a0yang tangguh, disiplin, pekerja keras dan hemat. Ia bukanlah \u00a0perempuan biasa.\r\n\r\nIa mampu menjalankan banyak peran sehingga \u00a0dapat diandalkan baik di dalam keluarga, dan perusahaan. Susy amat lihai membagi perannya dengan baik. Kapan ia berperan sebagai istri, dan ibu dari empat putra-putrinya, serta \u00a0kapan ia harus memposisikan diri sebagai seorang pemimpin perusahaan sebesar Unifam. Kuncinya hanya satu, disiplin.\r\n\r\n\u201cDisiplin itu sangat penting. Waktunya kerja ya untuk \u00a0bekerja, selesaikan pekerjaan di kantor. Jangan sampai bawa \u00a0pekerjaan ke rumah. Dan Hari Sabtu Minggu ya jangan\u00a0kerja,\u201dujarnya.\r\n\r\nDi tengah kesibukannya yang padat, Susy selalu berupaya \u00a0memanfaatkan waktu liburnya untuk berkumpul dengan keluarga. Sehingga sekalipun waktunya lebih banyak dihabiskan di kantor, ia tetap memiliki quality time bersama suami dan anak-anaknya.\r\n\r\nLayaknya seorang ibu kepada anaknya, Susy selalu ingin menciptakan atau menyajikan makanan yang sehat untuk putra-putrinya. Demikian pula ia terus menciptakan produk yang sehat untuk anak-anak Indonesia sehingga membantu meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.\r\n\r\nSeperti contohnya Milkita, permen susu yang diproduksi Unifam ini tak sekadar permen tapi ada tambahan vitamin dan kalsium. Demikian pula dengan Milkita Kental Manis yang juga 100% terbuat dari susu segar. Dari hal tersebut terlihat bagaimana seorang Susy yang juga ibu ingin selalu memberi yang terbaik bagi keluarga-keluarga Indonesia."},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0 | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0 | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-20T11:51:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-25T11:53:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1504\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1004\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\",\"name\":\"Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0 | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-04-20T11:51:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-25T11:53:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg\",\"width\":1504,\"height\":1004},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0 | United Family Food","description":"Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0 | United Family Food","og_description":"Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2021-04-20T11:51:00+00:00","article_modified_time":"2023-01-25T11:53:58+00:00","og_image":[{"width":1504,"height":1004,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam","name":"Produk Unifam Jadi Cerminan Sosok Keibuan Susylia Sukana \u00a0 | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg","datePublished":"2021-04-20T11:51:00+00:00","dateModified":"2023-01-25T11:53:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, \u00a0beliau mungkin akan bangga dengan Susylia Sukana, pendiri dan owner Unifam. Susy panggilannya, kini berhasil membuat Unifam menjadi perusahan makanan dan minuman yang produknya hadir di mancanegara.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/sosok-keibuan-founder-unifam#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/familyunifam.jpeg","width":1504,"height":1004},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1150","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1150"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1150\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1153,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1150\/revisions\/1153"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}