{"id":1254,"date":"2021-06-10T18:16:00","date_gmt":"2021-06-10T11:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2023-01-26T18:19:29","modified_gmt":"2023-01-26T11:19:29","slug":"anak-sakit-gigi-makan-manis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis","title":{"rendered":"Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":1255,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[61],"class_list":["post-1254","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-brand-unifam"],"acf":{"short_description":"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?\r\n","post_content":"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?\r\n\r\nSejatinya, pangkal gigi anak berlubang bukanlah gula. Gigi berlubang justru dipicu bakteri yang hidup di dalam mulut. Bakteri tersebut menggerogoti sisa-sisa karbohidrat pada gigi. Sisa-sisa tersebut termasuk juga makanan manis yang dikonsumsi. Entah kue kering (cookies), permen, biji-bijian, buah-buahan, dan sayur-sayuran.\r\n\r\nRutin sikat gigi bisa menjadi cara efektif menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Tapi, itu saja tidak cukup. Ada beragam gangguan yang bisa muncul jika si kecil tidak terbiasa menjaga kebersihan gigi dan mulut.\r\n\r\nRisiko penyakit bisa meningkat jika si kecil jarang menyikat gigi dan sering mengkonsumsi permen dan makanan manis secara berlebihan.\r\n\r\nPeran serta orang tua sangat diperlukan di dalam membimbing, memberikan pengertian, mengingatkan, dan menyediakan fasilitas kepada anak sehingga dapat memelihara kebersihan gigi dan mulut.\r\n\r\nAnak kecil memiliki kecenderungan meniru orang-orang sekitarnya, termasuk pengasuh dan orangtua. Orangtua sebaiknya pamer kebiasaan menggosok gigi dengan benar. Selain itu, konsisten pun di waktunya, yakni di pagi hari dan malam hari sebelum tidur.\r\n\r\nAgar anak suka aktivitas gosok gigi, cobalah tawarkan padanya memilih sikat gigi yang disukai. Hanya pastikan jenis sikat gigi tersebut cocok untuk anak. Termasuk juga meneliti pasta gigi juga tidak berbahaya.\r\n\r\nSering-seringlah memuji jika si upik rajin gosok gigi. Bisa melalui ucapan manis dan tulus, bisa pula dengan mengganjar hadiah. Memberikan penghargaan akan membuat anak jadi lebih semangat dan termotivasi untuk menyikat giginya setiap hari.\r\n\r\nHadiah yang diberikan bisa berupa hal yang sederhana, misalnya menambah jam main, menonton acara TV favoritnya, atau memberikan makanan favoritnya. Cara ini diharapkan mampu membangun kebiasaan gosok gigi rutin dua kali sehari, selama dua menit.\r\n\r\nJangan abaikan pula agenda memeriksakan gigi dan mulut ke dokter. Menurut Stanford Children Health, kunjungan dokter gigi pertama direkomendasikan pada usia 12 bulan atau dalam 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh.\r\n\r\nKunjungan pertama biasanya memakan waktu tidak lebih dari 30 \u2013 45 menit. Kunjungan mungkin termasuk pemeriksaan gigi, rahang, gusi, dan jaringan lain yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi anak.\r\n\r\nUntuk kunjungan berikutnya, sama halnya dengan orang dewasa, anak-anak sebaiknya ke dokter gigi setiap 6 bulan.\r\n\r\nManfaat dari kebersihan mulut yang baik tidak hanya sebatas senyum yang indah. Gigi dan mulut yang sehat membuat seseorang dapat makan dengan nyaman dan menjaga kemampuan bicaranya. Di sisi lain, kebersihan mulut yang tidak dijaga dapat menyebabkan masalah, dari bau napas yang tidak sedap hingga penyakit gigi dan mulut."},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0 | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0 | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-06-10T11:16:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-26T11:19:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\",\"name\":\"Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0 | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg\",\"datePublished\":\"2021-06-10T11:16:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-26T11:19:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg\",\"width\":1024,\"height\":1536},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0 | United Family Food","description":"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0 | United Family Food","og_description":"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2021-06-10T11:16:00+00:00","article_modified_time":"2023-01-26T11:19:29+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1536,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis","name":"Bunda, Pangkal Anak Sakit Gigi Bukan Berasal dari Makanan Manis Lho! \u00a0 \u00a0 | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg","datePublished":"2021-06-10T11:16:00+00:00","dateModified":"2023-01-26T11:19:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Masih banyak yang percaya makanan manis menyebabkan gigi anak berlubang. Alhasil, anak pun selalu diwanti-wanti menjauhi permen maupun produk makanan manis lain. Benarkah itu?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-sakit-gigi-makan-manis#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ANL_6670.jpg","width":1024,"height":1536},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1254"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1254\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1257,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1254\/revisions\/1257"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}