{"id":1863,"date":"2022-06-02T18:46:00","date_gmt":"2022-06-02T11:46:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2023-03-23T18:48:51","modified_gmt":"2023-03-23T11:48:51","slug":"pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil","title":{"rendered":"Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":1864,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[63],"class_list":["post-1863","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-expert-talks","tag-kata-pakar"],"acf":{"short_description":"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.","post_content":"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.\r\n\r\nToh, menu makanan penutup tak perlu sama persis sama orang bule. Tetap kedepankan kearifan lokal dan menyesuaikan masakan daerah yang menjadi kebiasaan makan di rumah dan lingkungan si kecil. Bagaimanapun, si kecil punya lidah lokal yang kesukaannya tidak beda jauh sama bundanya, bukan?\r\n\r\n\u201dBunda bisa membedakan jenis makanan penutup ini antara si kecil dengan ayahnya. Misalnya sang ayah kebagian es kopyor kelapa muda dan si kecil mendapat jatah es krim. Lumrahnya, menyantap makanan manis dan segar sehabis hidangan utama yang \u2018berat\u2019 bakal terasa lebih nikmat,\u201d jelas Nuril Farah Dhiya, S.TR.GZ, ahli gizi yang bertugas di Puskesmas Jagakarsa, Jakarta.\r\n\r\nOpsi lainnya bisa pula dengan menyediakan Pino Es Serut Buah yang tersedia dalam rasa aneka buah dan memiliki kandungan 40 kkal. Produk ini cocok menjadi dessert yang ringan tanpa khawatir membuat anak obesitas. Kesegaran Pino Es Serut Buah langsung terasa begitu disajikan di atas meja makan. Terlebih kalau sudah dibekukan terlebih dulu di kulkas. Nyammiiiiii....\r\n\r\nOh iya, pemilik akun Instagram @nurielfarah ini\u00a0menyarankan agar Bunda memberi jeda waktu santap makanan pencuci mulut sekitar 30 menit sampai satu jam sesudah makan. Tujuannya agar memberi ruang pada lambung sekaligus mencegah anak langsung tertidur usai makan.\r\n\r\nPertanyaannya, apakah menyediakan makanan penutup menjadi keharusan? Sebenarnya tidak sih. Agar mudah mempertimbangkan hal tersebut, yuk ada baiknya kita ketahui manfaat makanan penutup (dessert) terlebih dulu.\r\n<h2>1. Cuci mulut<\/h2>\r\nSesuai judulnya, makanan penutup adalah momen terakhir dari ritual makan. Setelah makan berat, fungsi dari makanan penutup adalah mencuci indera pengecap untuk menghilangkan sisa amis, gurih, atau asin yang didapat dari makanan utama sebelumnya.\r\n<h2>2. Pelengkap Kebutuhan Gizi<\/h2>\r\nMakanan penutup juga dapat berperan sebagai pelengkap gizi. Misalnya saja menyajikan Pino Es Serut Buah yang kaya akan vitamin dari buah-buahan segar. Kebutuhan tubuh akan vitamin dapat terpenuhi dari sini. \u201dSeringkali anak tidak terpenuhi zat gizinya dari makanannya sehari-hari. Oleh karena itu diperlukan juga dessert dalam jumlah kecil di luar jam makan camilan,\u201d terang Nuril.\r\n\r\nDalam satu hari, sambung Nuril, pada anak usia 5-12 tahun, memiliki kebutuhan Kalori sebanyak 1400-1700 kkal , protein 50-60 gr, serta lemak 50-60 gr. (AKG th 2019). Untuk kondisi anak yang memiliki status gizi normal, bisa dipilihkan menu makanan penutup atau produk yang nilai gizi nya masih kadar normal.\r\n\r\nSedangkan anak yang butuh boost berat badan atau yang memiliki aktivitas berlebih, bisa kita berikan dessert yang padat gizi. \u201dUntuk menu yang relevan pada usia anak 5-10 tahun, dapat kita berikan pisang goreng atau bakar, buah potong, es buah, jus buah, pudding, salad buah, atau es krim rasa buah,\u201d usul Nuril.\r\n<h2>3. Stimulus agar si kecil habiskan makanan<\/h2>\r\nPilihan menu makanan penutup dapat menjadi stimulus agar anak menghabiskan porsi makan. Artinya, fungsi makanan penutup di sini semacam \u2018hadiah\u2019 atau achievement kepada si kecil atas prestasinya telah menghabiskan makan.\r\n\r\nTiga poin tadi dapat menjadi pertimbangan menyajikan menu makanan penutup. Perlu digarisbawahi, menyajikan menu penutup itu tidak wajib. Bisa pula disebut, menu makanan penutup itu sebagai \u2018figuran\u2019. Tapi di saat bersamaan, kadang kala menu penutup dapat menjadi \u2018kejutan\u2019.\r\n\r\nJangan lupa untuk mengunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/unifamofficial\">Tokopedia<\/a>\u00a0&amp;\u00a0<a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/unifamofficial\">Shopee<\/a>\u00a0UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.\r\n\r\n&nbsp;"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-02T11:46:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-23T11:48:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\",\"name\":\"Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-06-02T11:46:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-23T11:48:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg\",\"width\":1600,\"height\":1600},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil | United Family Food","description":"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil | United Family Food","og_description":"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2022-06-02T11:46:00+00:00","article_modified_time":"2023-03-23T11:48:51+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1600,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil","name":"Pertimbangan Ahli Gizi Bila Bunda Berniat Sajikan Makanan Penutup untuk Si Kecil | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg","datePublished":"2022-06-02T11:46:00+00:00","dateModified":"2023-03-23T11:48:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Sah-sah saja mengadaptasi budaya makan orang bule yang mengakhiri acara santap makan dengan pelengkap dessert alias makanan penutup. Termasuk juga menerapkan ini kepada si kecil. Boleh kiranya melengkapi acara makan si kecil dengan makanan penutup atau orang biasa disebut makanan pencuci mulut.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/pertimbangan-ahli-gizi-bila-bunda-berniat-sajikan-makanan-penutup-untuk-si-kecil#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/b95ac86795e544e1095baec57d0da4e8.jpeg","width":1600,"height":1600},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1863"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1863\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1866,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1863\/revisions\/1866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}