{"id":1910,"date":"2022-06-30T19:10:00","date_gmt":"2022-06-30T12:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2023-03-25T19:12:03","modified_gmt":"2023-03-25T12:12:03","slug":"didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing","title":{"rendered":"Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":1799,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[58],"class_list":["post-1910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-siaran-pers"],"acf":{"short_description":"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.","post_content":"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan\u00a0<em>conspicuous consumption<\/em>. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.\r\n\r\nBelakangan ini, flexing makin nyaring terdengar setelah ada segelintir orang pamer kekayaan di media sosial. Sebenarnya normal sih. Mengacu pada sebuah riset, menonjolkan diri sendiri ke orang lain memang terasa menyenangkan. Ini akan mendorong seseorang lebih percaya diri dan jauh dari rasa kesepian.\r\n\r\nMenurut studi Irene Scopelliti yang dikutip TheCut, orang terdorong pamer di media sosial dengan niatan berbagi kabar baik dan merasa orang lain akan merasakan hal yang sama. Faktanya, niatan itu tak selamanya mulus karena ada potensi orang lain justru berpendapat sebaliknya.\r\n\r\nSebagian malah mencemooh sombong, dan cenderung melabeli yang hobi flexing sebagai sosok yang arogan. Artinya, justru orang yang hobi flexing akan mudah mendapat sorotan kritik, tuduhan negatif, sampai bilang tak tahu diri.\r\n\r\nDari sisi Psikologis, pada usia sekolah, anak mulai membangun konsep diri berdasarkan apa yang dikatakan oleh lingkungan. Pada usia ini anak rentan untuk melakukan pamer agar diakui oleh lingkungan, terutama anak yang merasa kurang dipenuhi kasih sayangnya dan merasa kurang berharga. Secara umum, rasa insecure tersebut mendorong seseorang untuk menonjolkan yang menurutnya unggul pada\u00a0 orang lain agar timbul rasa berharga pada dirinya.\r\n\r\nMaka itu, penting sekali sejak dini untuk mengarahkan anak agar lebih bijak dalam membicarakan pencapaian atau sesuatu yang dimiliki kepada orang lain. Memang, tidak ada larangan untuk bersikap flexing, tapi sesuatu yang berlebihan cenderung kurang baik.\r\n\r\nApa saja yang perlu dilakukan agar anak terhindar dari sikap suka pamer materi atau pencapaian yang dimilikinya? Berikut adalah penjelasan yang dipaparkan oleh Desti Apryanggun, M.Psi., Psikolog yang merupakan Psikolog dari\u00a0<a href=\"https:\/\/kalbu.co.id\/\">Kalbu.life<\/a>.\r\n<h2>1. Bantu anak memilah kebutuhan vs keinginan<\/h2>\r\nOrangtua bisa mengajarkan anak untuk memilah antara kebutuhan dan keinginan sehingga anak akan memilih sesuatu sesuai dengan \u201ckebutuhannya\u201d, bukan untuk memenuhi keinginannya. Bila anak terbiasa memenuhi setiap \u201ckeinginannya\u201d maka anak rentan untuk bersikap pamer karena ingin egonya selalu dipuaskan.\r\n<h2>2. Ajarkan anak untuk menghargai proses<\/h2>\r\nHargai setiap proses yang dilakukan oleh anak dimulai dari hal sederhana agar anak tidak berorientasi pada hasil melainkan usaha yang dilakukan saat berproses. Hal ini bisa menghindarkan anak dari sikap pamer karena dia terbiasa untuk melihat perjuangan yang sudah dilakukan seseorang secara positif.\r\n\r\nMisalnya ketika anak sedang bermain puzzle tetapi belum berhasil menyelesaikannya, orangtua bisa mengapresiasi dengan mengatakan \u201cWah Adek sudah berusaha menyelesaikan puzzlenya sampai sejauh itu, hebat. Kalau adek masih kesusahan menyelesaikan sisanya tidak apa, tapi sambil dicoba pelan-pelan ya\u201d.\r\n\r\nAnak yang terbiasa melihat hasil biasanya lebih rentan untuk melakukan hal instan dalam mencapai sesuatu, dan biasanya bagaimanapun prosesnya yang terpenting hasilnya harus bagus agar bisa dipamerkan. Maka dari itu menghargai proses sangatlah penting.\r\n<h2>3. Bangun empati anak<\/h2>\r\nOrangtua bisa mendiskusikan dampak dari ucapan yang anak katakan pada orang lain ketika anak tampak ingin pamer, misal \u201cKalau kamu menunjukkan boneka barumu pada teman yang tidak punya, kira-kira bagaimana perasaannya ya?\u201d. Empati menjadi kunci anak memahami orang lain. Artinya, anak akan mempertimbangkan apa manfaat memamerkan hal yang dimilikinya terutama kepada orang yang tidak punya.\r\n<h2>4. Ajak anak untuk melakukan kegiatan sosial<\/h2>\r\nMelakukan kegiatan sosial dengan berbagi merupakan contoh nyata yang bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh anak. Dari berbagi ini bisa memunculkan rasa berdaya dan perasaan berharga pada diri anak. Saat anak merasa berharga, dia tidak perlu lagi mencari pengakuan dari luar agar dirinya disanjung.\r\n\r\nMenumbuhkan rasa rendah hati bisa menghindarkan anak dari bersikap flexing dikemudian hari yang justru akan memantik masalah dalam hubungan sosial. Tapi yang paling penting adalah contoh nyata yang ditunjukkan oleh orangtua. Children see, children do.\r\n\r\nOrangtua pun perlu menghindari gaya pamer ala flexing agar anak tidak meniru. Jangan lupa juga untuk menunjukkan apresiasi bila anak sudah mampu menumbuhkan rasa empati kepada orang lain. Apresiasi bisa diperlihatkan dalam banyak hal, misalnya dengan memberi ganjaran Pino Es Serut Buah. Minuman menyegarkan ini dapat menjadi media pujian kepada anak.\r\n\r\nJangan lupa untuk mengunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/unifamofficial\">Tokopedia<\/a>\u00a0&amp;\u00a0<a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/unifamofficial\">Shopee<\/a>\u00a0UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM."},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-30T12:10:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-25T12:12:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"529\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"392\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\",\"name\":\"Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png\",\"datePublished\":\"2022-06-30T12:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-25T12:12:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png\",\"width\":529,\"height\":392,\"caption\":\"anak sedang mau mengambil camilan dari sang ibu\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing | United Family Food","description":"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing | United Family Food","og_description":"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2022-06-30T12:10:00+00:00","article_modified_time":"2023-03-25T12:12:03+00:00","og_image":[{"width":529,"height":392,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png","type":"image\/png"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing","name":"Didik Rendah Hati Kunci Buah Hati Terhindar dari Ikut-ikutan Flexing | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png","datePublished":"2022-06-30T12:10:00+00:00","dateModified":"2023-03-25T12:12:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Pernah mendengar istilah flexing? Secara garis besar, istilah itu merujuk pada aktivitas pamer materi atau pencapaian. Bila dari sudut pandang ekonomi, flexing ini hampir sama dengan conspicuous consumption. Maksudnya, motif seseorang belanja barang mewah demi menunjukkan status atau kekuatan materinya.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/didik-rendah-hati-kunci-buah-hati-terhindar-dari-ikut-ikutan-flexing#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/552afaec0b3146e3f2d02f92d720e9e8.png","width":529,"height":392,"caption":"anak sedang mau mengambil camilan dari sang ibu"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1910"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1912,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1910\/revisions\/1912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1799"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}