{"id":2069,"date":"2022-09-28T20:24:00","date_gmt":"2022-09-28T13:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2023-03-25T20:25:35","modified_gmt":"2023-03-25T13:25:35","slug":"betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani","title":{"rendered":"Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":1985,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[63],"class_list":["post-2069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-expert-talks","tag-kata-pakar"],"acf":{"short_description":"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.","post_content":"<em>Artikel ini sudah ditinjau Psikolog Tioni Asprilia, M.Psi dari Kalbu-layanan online counseling.<\/em>\r\n\r\nAnak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.\r\n\r\nNah, rasa malu secara alami akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Hanya saja, ada beberapa anak tetap memiliki rasa malu meski beranjak remaja. Padahal, rasa malu yang berlanjut ini dapat menimbulkan permasalahan, terutama dalam bersosialisasi dengan lingkungannya.\r\n\r\nSebut saja, dia dapat merasa terisolir karena memiliki kesulitan dalam mengembangkan keterampilan sosial, terutama Ketika teman sebaya mulai mendominasi interaksi dalam kehidupannya. Dia dapat terlihat menjadi sosok yang kurang supel dan minim interaksi dengan orang lain. Ujung-ujungnya, si anak akan merasa kesepian, kurang merasa percaya diri, dan dihantui rasa ketakutan untuk lebih lanjut menginisiasi interaksi.\r\n\r\nPada akhirnya, bila rasa malu ini tak juga diatasi, anak dapat menjadi lebih mudah merasa cemas, terutama dalam setting sosial. Rasa cemas itu bisa juga berefek terhadap fisiknya. Reaksi tubuh yang muncul dapat berupa mudah gemetar, gagap, atau sering kali keluar keringat dingin.\r\n\r\nTentu sebagai orangtua, bunda ingin rasa malu pada anak segera sirna. Satu hal yang perlu ditekankan, rasa malu itu tak selalu hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Anak perlu mendapat pendampingan dari orang tua dan belajar untuk menjadi lebih percaya diri. Ia perlu didorong untuk mengembangkan kemampuan sosialnya sehingga nyaman berinteraksi dengan orang lain.\r\n\r\nAda banyak cara yang dapat bunda lakukan agar anak lebih \u2018berani\u2019. Sebut saja dengan memaparkan anak dengan teman sebayanya, misalnya dengan mengundang teman-temannya bermain ke rumah.\r\n\r\nCiptakan suasana yang menyenangkan saat ada teman yang bermain sehingga anak menjadi lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas Bersama teman. Contoh nyata dengan menyediakan Pino Es Serut Buah yang menyegarkan sebagai teman bermain di rumah.\r\n\r\nBahkan, Pino Es Serut Buah dapat menjadi sarana membuka percakapan seru. Buah hati bisa berbagi cerita betapa Pino Es Serut Buah menawarkan rasa aneka buah dalam setiap kemasannya. Pendek kata, Pino Es Serut Buah dapat menjadi bahan \u2018presentasi\u2019 anak kepada teman-temannya.\r\n\r\nBerikutnya, bunda dapat mendorong anak ikut kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minatnya. Oh ya jangan lupa, sebaiknya bunda menghindari untuk membandingkan anak dengan saudara atau teman-teman yang lain. Cara ini justru akan membuat dia makin minder dan tidak percaya diri Ketika merasa dirinya tidak mampu sebagaimana orang lain.\r\n\r\nLalu bagaimana dengan anak pra sekolah? Ketika ada dalam situasi sosial, misalnya bergabung dalam kelompok orang tua atau bermain, dorong anak melakukan eksplorasi dengan lingkungan sekitarnya. Lalu perlahan-lahan, bunda dapat menjaga jarak dengan anak ketika dia terlihat sudah nyaman.\r\n\r\nBiasakan juga memuji anak ketika dia \u2018berani\u2019 merespons orang lain. Tak harus selalu dengan kalimat pujian, memberikan senyum atau kedipan mata yang bermakna positif atas tindakan anak juga dapat menjadi pendorong bagi anak. Bisa juga bunda menjadi\u00a0<em>role model<\/em>\u00a0bagi anak saat berinteraksi dengan orang lain.\r\n\r\nMungkin sementara itu yang beberapa ide yang dapat bunda lakukan agar anak mengatasi rasa malunya. Bila memang perlu bantuan, bunda dapat berkonsultasi dengan psikolog anak agar mendapatkan masukan yang lebih relevan.\r\n\r\nJangan lupa untuk mengunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/pino_indonesia\/\">Instagram PINO Indonesia<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/unifamofficial\">Tokopedia<\/a>\u00a0&amp;\u00a0<a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/unifamofficial\">Shopee<\/a>\u00a0UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019 | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019 | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-28T13:24:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-25T13:25:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\",\"name\":\"Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019 | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg\",\"datePublished\":\"2022-09-28T13:24:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-25T13:25:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Ibu dan Anak\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019 | United Family Food","description":"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019 | United Family Food","og_description":"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2022-09-28T13:24:00+00:00","article_modified_time":"2023-03-25T13:25:35+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani","name":"Betul Anak Pemalu Itu Alami, tapi Perlu Didorong Lebih \u2018Berani\u2019 | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg","datePublished":"2022-09-28T13:24:00+00:00","dateModified":"2023-03-25T13:25:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Anak batita yang menunjukkan sikap pemalu sebenarnya normal dan lumrah. Karakter pemalu pada anak adalah sesuatu yang alami dalam proses perkembangan. Mereka cenderung menutup diri, gugup, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/betul-anak-pemalu-itu-alami-tapi-perlu-didorong-lebih-berani#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/96f22ea82651590b0607ff6cee8fa946.jpg","width":800,"height":533,"caption":"Ibu dan Anak"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2069"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2071,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2069\/revisions\/2071"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}