{"id":2412,"date":"2023-01-03T01:17:00","date_gmt":"2023-01-02T18:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2023-04-16T01:19:14","modified_gmt":"2023-04-15T18:19:14","slug":"perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356","title":{"rendered":"Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":1989,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2412","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"acf":{"short_description":"Kasus anak mengalami tersedak di dunia terbilang tinggi.","post_content":"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian. Tersedak adalah gangguan berupa sumbatan di jalan nafas. Bila dalam hitungan menit tidak segera diatasi, maka akan mengalami gangguan kekurangan oksigen, kehilangan refleks nafas, dan denyut jantung.\r\n\r\nKasus anak mengalami tersedak di dunia terbilang tinggi. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat terdapat 17.537 kasus anak di usia 1-3 tahun mengalami tersedak di tahun 2011. Paling banyak disebabkan karena makanan yang mencapai 59,5 persen kasus, 31,4% karena benda asing, dan tidak diketahui.\r\n\r\nDari data itu terungkap bila makanan adalah faktor terbanyak anak mengalami tersedak. Hal ini karena mereka tidak terlalu mengunyah makanan dengan baik maupun suka menelan bulat-bulat.\r\n\r\nCara menyantap makanan yang demikian membuat makanan tersangkut saat masuk di lokasi penyempitan kerongkongan. Apalagi di kelompok anak di usia pertumbuhan atau toddler. Di usia itu, anak biasanya mulai belajar makan sendiri. Bahkan kadang-kadang, mereka punya kebiasaan memasukan benda asing ke dalam mulut.\r\n\r\nLantaran mereka mengalami masalah tersedak makanan, maka sangat dianjurkan agar menghindari makanan seperti kacang, anggur utuh, permen karet, kismis, maupun marshmallow.\r\n\r\nSelain tetap memberi pengawasan terhadap anak, bunda sebaiknya juga mulai melatih anak makan dengan baik. Upaya ini lebih efektif karena bertujuan menghindari anak agar tidak tersedak makanan.\r\n\r\nLatihan apa saja yang perlu bunda kenalkan agar anak dapat mengunyah makanan tanpa khawatir tersedak?\r\n<h2>1. Biasakan makan duduk di kursi<\/h2>\r\nKetika waktunya makan, ajaklah anak untuk bersiap di meja makan. Lakukanlah terus menerus saat waktu makan tiba. Dengan begitu, anak akan belajar pola makan yang baik itu adalah di meja makan.\r\n<h2>2. Hindari berlari-lari atau jalan saat mengunyah<\/h2>\r\nBeri pengertian kepada buah hati agar tidak mengunyah makanan sambil berlari ataupun aktivitas lain. Selain tidak sopan, bermain sambil makan juga bukan kebiasaan baik dan kurang elok.\r\n<h2>3. Jangan suka bercanda saat makan<\/h2>\r\nBercanda sudah menjadi menu harian buah hati. Tapi katakan padanya agar aktivitas bercanda tidak dilakukan saat makan.\r\n<h2>4. Hindari memberi anak makan saat di carseat belakang tanpa pengawasan<\/h2>\r\nAnak yang ngemil di carseat tanpa pengawasan juga berpotensi mengalami tersedak. Selain memastikan camilan itu dalam bentuk potongan-potongan kecil, bunda juga tidak boleh lengah mengawasinya selama perjalanan.\r\n\r\nDemikian bunda cara agar buah hati terhindar dari tersedak. Pendek kata, melatih anak adab makan yang baik lebih efektif mencegah kasus tersedak. Kemudian yang tak kalah penting, bunda juga mesti pilih-pilih makanan maupun camilan yang tidak akan memicu anak tersedak.\r\n\r\nJangan lupa untuk mengunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/pino_indonesia\/\">Instagram PINO Indonesia<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/unifamofficial\">Tokopedia<\/a>\u00a0&amp;\u00a0<a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/unifamofficial\">Shopee<\/a>\u00a0UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM."},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-02T18:17:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-15T18:19:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1025\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"605\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\",\"name\":\"Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png\",\"datePublished\":\"2023-01-02T18:17:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-15T18:19:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png\",\"width\":1025,\"height\":605,\"caption\":\"Anak sedang berkomunikasi dengan ibunya.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak | United Family Food","description":"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak | United Family Food","og_description":"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2023-01-02T18:17:00+00:00","article_modified_time":"2023-04-15T18:19:14+00:00","og_image":[{"width":1025,"height":605,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png","type":"image\/png"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356","name":"Perhatikan, Makanan Jadi Pangkal Kasus Terbanyak Anak Alami Tersedak | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png","datePublished":"2023-01-02T18:17:00+00:00","dateModified":"2023-04-15T18:19:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Kasus tersedak jamak dialami anak usia 1-5 tahun. Meski hal yang normal, tapi tetap jangan sepelekan karena bisa menyebabkan kematian.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perhatikan-makanan-jadi-pangkal-kasus-terbanyak-anak-alami-tersedak-356#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/35e80bbd51428671fbe09a6d6b919a25.png","width":1025,"height":605,"caption":"Anak sedang berkomunikasi dengan ibunya."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2412","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2412"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2412\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2414,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2412\/revisions\/2414"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}