{"id":4237,"date":"2024-07-04T09:00:00","date_gmt":"2024-07-04T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2024-07-03T12:33:41","modified_gmt":"2024-07-03T05:33:41","slug":"mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2","title":{"rendered":"Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2: Petualangan Baru Riley yang Penuh Warna!"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":4244,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[275,276,277],"class_list":["post-4237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-emosi-anak","tag-film","tag-inside-out-2"],"acf":{"short_description":"Film \"Inside Out 2\" kembali hadir di layar bioskop dan menjadi perbincangan hangat para pecinta film di seluruh dunia. Sekuel dari film animasi Pixar yang fenomenal di tahun 2015 ini, menghadirkan petualangan baru Riley yang semakin kompleks dan penuh warna. Yuk baca selengkapnya di sini!","post_content":"<span style=\"font-weight: 400;\">Film \"Inside Out 2\" kembali hadir di layar bioskop dan menjadi perbincangan hangat para pecinta film di seluruh dunia. Sekuel dari film animasi Pixar yang fenomenal di tahun 2015 ini, menghadirkan petualangan baru Riley yang semakin kompleks dan penuh warna.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Bunda yang ingin membantu anak memahami emosinya, film \"Inside Out 2\" adalah pilihan yang tepat! Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna dan pelajaran berharga tentang berbagai macam emosi yang dialami manusia, terutama anak-anak yang sedang dalam <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/kenali-tahapan-tumbuh-kembang-anak-yang-ideal\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tahap perkembangan<\/a>.\u00a0<\/span>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal Emosi Anak<\/span><\/h2>\r\n<img class=\"size-full wp-image-4241 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-gustavo-fring-7447266.webp\" alt=\"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Tentu Bunda sudah menyadari bahwa perilaku anak-anak mencerminkan kondisi emosional mereka. Mereka tidak segan menunjukkan rasa kecewa, penolakan, atau marah ketika mainan atau makanannya diambil. Tak jarang, anak akan menangis atau ketakutan jika mengalami mimpi buruk. Lantas, bagaimana memahami emosi anak seiring bertambahnya usia?<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang tua mengalami kesulitan dalam <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengembangkan-kecerdasan-emosional-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memahami emosi anak<\/a> karena pertambahan usia. Anak mulai belajar mengelola emosi dan menyembunyikan permasalahan yang dihadapinya. Pada tahap ini, anak sudah mengenal teman sebaya yang membuatnya merasakan emosi yang lebih kompleks seperti ketakutan, kehilangan, atau berharap kepada seseorang.<\/span>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sinopsis Film Inside Out 2: Memasuki Masa Remaja dengan Emosi yang Lebih Kompleks<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Film \u201cInside Out 2\u201d masih menceritakan tentang karakter Riley yang kini beranjak remaja. Memasuki fase baru dalam hidupnya, Riley pun dihadapkan pada emosi-emosi baru yang bikin ia perlu beradaptasi. Setidaknya ada empat emosi baru yang muncul pada diri Riley: <\/span><b>iri (<\/b><b><i>Envy<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>cemas (<\/b><b><i>Anxiety<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>malu (<\/b><b><i>Embarrassment<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><b>bosan (<\/b><b><i>Ennui<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Emosi-emosi ini memperkaya emosinya yang sebelumnya hanya ada rasa <\/span><b>senang (<\/b><b><i>Joy<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>marah (<\/b><b><i>Anger<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>takut (<\/b><b><i>Fear<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><b>jijik (<\/b><b><i>Disgust<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Munculnya emosi-emosi baru ini\u00a0 membuat Riley semakin sulit untuk memahami dan mengendalikan perasaannya.<\/span>\r\n\r\n<img class=\"aligncenter wp-image-4243\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/karakter-karakter-film-inside-out-2.webp\" alt=\"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2\" width=\"600\" height=\"337\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/rekomendasi-film-keluarga-terbaik-wajib-tonton\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">film keluarga<\/a> ini, Riley digambarkan sedang mengalami masa pubertas di usianya yang menginjak 13 tahun. Usia 8-13 tahun memang menjadi usia yang penuh tantangan emosional. Kehadiran empat emosi baru ini membuat hidup Riley makin kompleks, terutama saat masuk ke lingkungan sekolah barunya dan setelah bergabung dengan tim hoki sekolah. Riley pun menghadapi berbagai tantangan emosional yang membuat hidupnya semakin seru dan penuh warna.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Film ini juga memperlihatkan bagaimana Riley berjuang untuk mengontrol emosinya yang semakin kompleks, seperti rasa cemas yang membuatnya ragu dan tidak percaya diri, perasaan iri yang memicu keinginan untuk memiliki apa yang dimiliki orang lain, serta perasaan malu dan kebosanan yang membuatnya merasa minder dan apatis.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Melalui karakter emosional dalam film \"Inside Out 2\", penonton diajak untuk memahami emosi anak-anak, termasuk emosi-emosi baru yang mungkin sulit dipahami oleh orang dewasa. Film ini juga memberikan panduan bagi orang tua untuk membantu anak mengelola emosi-emosi baru yang muncul seiring dengan pertumbuhan mereka.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/daftar-film-inspiratif-wajib-tonton-bersama-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar Film Inspiratif untuk Anak<\/a><\/h4>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kehadiran 4 Emosi Baru dan Kekacauan yang Mengikuti<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Keempat emosi baru ini membawa kekacauan dalam diri Riley. <\/span><b>Kecemasan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> membuatnya ragu dan tidak percaya diri, <\/span><b>iri hati<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> membuatnya membenci pencapaian orang lain, <\/span><b>kebosanan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> membuatnya apatis, dan <\/span><b>rasa malu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> membuatnya minder dan rendah hati.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah kekacauan ini, Riley berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya di sekolah dan tim hockey. Namun, hal ini justru membuatnya kehilangan jati diri dan meninggalkan teman baiknya.<\/span>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Emosional di Inside Out\u00a0<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Film \u201cInside Out 2\u201d sangat direkomendasikan untuk anak-anak. Selain menyenangkan, film ini membantu anak mengenali emosi yang ada dalam dirinya. Bunda juga bisa belajar tentang <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/alasan-perlunya-dan-cara-membangun-karakter-anak-sejak-dini\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">karakter anak<\/a> dari sisi emosional melalui film ini!<\/span>\r\n\r\n<img class=\"aligncenter wp-image-4245\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/karakter-emosi-film-inside-out-2.webp\" alt=\"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2\" width=\"600\" height=\"315\" \/>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Kecemasan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Anxiety<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Anxiety hadir sebagai emosi baru di kehidupan Riley ketika memasuki usia remaja. Anxiety berperan menjaga seseorang tetap aman, seperti detektor asap yang berbunyi ketika ada asap. Namun, anxiety juga bisa muncul saat seseorang terlalu bersemangat atau mengalami stres.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Malu (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Embarrassment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Embarrassment dalam diri Riley muncul saat Riley tidak ingin mencolok dari temannya. Emosi ini sering muncul di masa remaja, terutama ketika anak berada dalam situasi sosial baru dan sulit beradaptasi.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Iri (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Envy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Rasa iri dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Karakter Envy menunjukkan kompleksitas yang mempengaruhi keputusan anak. Mereka mungkin akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dimiliki orang lain.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/tips-kendalikan-emosi-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengendalikan Emosi Anak<\/a><\/h4>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Bosan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ennui<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ennui digambarkan sebagai perasaan bosan, ketidakpuasan, atau tidak memiliki energi dan minat dalam hal apapun. Rasa bosan ini sering dialami oleh remaja yang menghabiskan <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-membatasi-penggunaan-gadget-pada-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">waktunya bermain <em>game<\/em> atau ponsel<\/a>.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Jijik (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Disgust<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Disgust memberikan kekuatan untuk mempertahankan selera, citra diri, dan menolak hal-hal yang tidak diinginkan. Emosi ini muncul ketika anak mendapati sesuatu yang tidak disukainya.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Ketakutan (Fear)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Fear merupakan emosi yang banyak dirasakan oleh anak-anak, terutama saat mereka berada dalam kondisi yang mendorong rasa cemas dan sedih.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengenali-karakter-anak-sejak-dini\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengenali Karakter Anak Sejak Dini - Kembangkan Potensi Lebih Optimal<\/a><\/h4>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">7. Senang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Joy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Joy adalah emosi utama yang selalu berusaha membuat Riley bahagia. Joy menggambarkan perasaan senang dan puas yang memberikan energi positif pada Riley. Karakter ini mengajarkan anak-anak untuk selalu melihat sisi baik dari setiap kejadian.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">8. Sedih (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sadness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Sadness sering kali membuat Riley merasa sedih dan melankolis. Namun, film ini juga mengajarkan bahwa perasaan sedih itu penting dan membantu dalam proses penerimaan dan pemahaman diri.<\/span>\r\n\r\n<img class=\"aligncenter wp-image-4246\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/emosi-baru-film-inside-out-2.webp\" alt=\"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2\" width=\"600\" height=\"315\" \/>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">9. Marah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Anger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karakter Anger adalah emosi yang muncul ketika Riley merasa <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenal-dan-mengatasi-gangguan-kesehatan-mental-ibu-muda\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">frustrasi<\/a> atau tidak adil. Anger menggambarkan kemarahan yang bisa menjadi dorongan untuk bertindak, namun juga perlu dikelola agar tidak merusak.<\/span>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar Mengelola Emosi Baru<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun penuh dengan kekacauan, film \"Inside Out 2\" juga mengajarkan anak tentang bagaimana cara mengelola emosi baru mereka.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bunda dapat membantu anak memahami berbagai macam emosi yang mereka rasakan dengan menonton film ini bersama. Diskusikan tentang karakter-karakter emosi dan bagaimana mereka mempengaruhi Riley.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bantu anak untuk belajar cara mengidentifikasi emosinya sendiri dan bagaimana cara mengungkapkannya dengan cara yang sehat.<\/span>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Tips Membantu Anak Mengelola Emosi Mereka<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bunda, anak-anak sering mengalami kesulitan dalam mengelola emosi barunya. Berikut beberapa tips yang dapat Bunda lakukan untuk membantu anak dalam mengelola emosi barunya:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan reaksi anak ketika berhadapan dengan masalah.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan remehkan emosi yang dirasakan anak.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah anak tenang, cobalah untuk bertanya tentang apa yang dirasakan anak dan berikan jawaban yang tepat.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika anak menunjukkan rasa iri, bicaralah kepada mereka bahwa perasaan itu tidak boleh dipertahankan karena akan menimbulkan kerugian baginya.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, cobalah untuk tetap mendukung dan memberikan solusi kepada anak terkait kondisi emosionalnya.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<img class=\"size-full wp-image-4242 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-koolshooters-7329708.webp\" alt=\"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Setiap emosi memiliki peran penting dalam kehidupan kita. Penting untuk diingat bahwa semua emosi diperlukan, namun yang terpenting adalah menjaga keseimbangan dan tidak membiarkan emosi tersebut menjadi berlebihan.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Terlalu banyak kecemasan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">anxiety <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada anak dapat menyebabkan tingkat stres yang tinggi. Salah satu cara yang dapat membantu <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/manfaat-dan-jenis-yoga-untuk-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengurangi stres pada anak adalah dengan mengajak mereka untuk melakukan yoga<\/a>. Yoga tidak hanya membantu mengurangi stres dan kecemasan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental anak.\u00a0<\/span>\r\n<h2><b>Film \"Inside Out 2\"<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Bukan Sekedar Hiburan, Tapi Sarana Belajar Emosi<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">\"Inside Out 2\" bukan hanya film animasi yang menghibur, tetapi juga sarana belajar yang berharga bagi anak untuk memahami emosi mereka sendiri dan orang lain. <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/daftar-film-inspiratif-wajib-tonton-bersama-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Film yang menginspirasi<\/a> dan cocok untuk ditonton bersama keluarga.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menonton film ini bersama anak dan mendiskusikannya, Bunda dapat <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengembangkan-kecerdasan-emosional-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membantu anak untuk mengembangkan kecerdasan emosionalnya<\/a> dan menjadi pribadi yang lebih dewasa.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ayo ajak anak Bunda untuk menonton \"Inside Out 2\" dan nikmati petualangan seru Riley yang penuh dengan pelajaran berharga!<\/span>"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2 | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Film animasi Inside Out 2 telah hadir nih. Yuk mengenalkan emosi pada anak lewat film Inside Out 2 ini. Ada karakter baru apa saja?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2 | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Film animasi Inside Out 2 telah hadir nih. Yuk mengenalkan emosi pada anak lewat film Inside Out 2 ini. Ada karakter baru apa saja?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-04T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-03T05:33:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"840\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\",\"name\":\"Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2 | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp\",\"datePublished\":\"2024-07-04T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-03T05:33:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Film animasi Inside Out 2 telah hadir nih. Yuk mengenalkan emosi pada anak lewat film Inside Out 2 ini. Ada karakter baru apa saja?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp\",\"width\":1600,\"height\":840,\"caption\":\"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2 | United Family Food","description":"Film animasi Inside Out 2 telah hadir nih. Yuk mengenalkan emosi pada anak lewat film Inside Out 2 ini. Ada karakter baru apa saja?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2 | United Family Food","og_description":"Film animasi Inside Out 2 telah hadir nih. Yuk mengenalkan emosi pada anak lewat film Inside Out 2 ini. Ada karakter baru apa saja?","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2024-07-04T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-07-03T05:33:41+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":840,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2","name":"Mengenalkan Emosi pada Anak Lewat Film Inside Out 2 | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp","datePublished":"2024-07-04T02:00:00+00:00","dateModified":"2024-07-03T05:33:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Film animasi Inside Out 2 telah hadir nih. Yuk mengenalkan emosi pada anak lewat film Inside Out 2 ini. Ada karakter baru apa saja?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/inside-out-2.webp","width":1600,"height":840,"caption":"mengenalkan emosi pada anak lewat film inside out 2"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4237"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4249,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4237\/revisions\/4249"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}