{"id":4589,"date":"2024-08-29T09:00:00","date_gmt":"2024-08-29T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2024-08-28T18:54:10","modified_gmt":"2024-08-28T11:54:10","slug":"ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online","title":{"rendered":"Anak Sudah Mulai Kecanduan Game Online? Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":4591,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"acf":{"short_description":"Game online saat ini sudah menjadi lifestyle baik itu di kalangan orang dewasa maupun anak-anak. Bermain game online memang bisa menjadi pelepas penat, akan tetapi apabila dilakukan secara berlebihan akan menyebabkan kecanduan game online, dan hal ini berdampak negatif pada kehidupan. Jangan sampai si Kecil kecanduan, simak ciri dan cara mengatasi anak kecanduan game online di sini. ","post_content":"<span style=\"font-weight: 400;\">Game online saat ini sudah menjadi lifestyle baik itu di kalangan orang dewasa maupun anak-anak. Bermain game online memang bisa menjadi pelepas penat, akan tetapi apabila dilakukan secara berlebihan akan menyebabkan kecanduan game online, dan hal ini berdampak negatif pada kehidupan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kecanduan game online bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sepele. Tak hanya pada anak, orang dewasapun bisa mengalami kondisi tersebut. Awalnya, bermain game bisa menjadi sarana relaksasi untuk menenangkan dan meringankan beban pikiran. Namun, apabila dilakukan secara berlebihan, game bisa menimbulkan sensasi ketagihan hingga akhirnya kecanduan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai apabila seseorang tengah memasuki fase kecanduan game online.<\/span>\r\n<h2><b>10 Ciri-ciri Kecanduan Game Online yang Bunda Perlu Ketahui<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Layaknya gangguan kesehatan mental pada umumnya, gejala kecanduan game online juga memiliki ciri khas tersendiri.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kecanduan game online pada anak memang menjadi masalah yang cukup serius. Untuk mengenali apakah anak Bunda termasuk dalam kategori tersebut, berikut beberapa ciri yang perlu Bunda perhatikan:<\/span>\r\n<h3><b>Prioritas Utama<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak lebih memprioritaskan bermain game daripada aktivitas lain seperti belajar, bersosialisasi, atau melakukan tugas rumah. Bahkan terkadang tidak mau sama sekali <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/sopan-santun-adalah-keterampilan-sosial-yang-wajib-si-kecil-kuasai\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersosialisasi dengan teman-temannya<\/a> di rumah atau di sekolah.<\/span>\r\n<h3><b>Waktu Bermain Berlebihan<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak menghabiskan waktu yang sangat banyak untuk bermain game, bahkan sampai larut malam atau mengabaikan waktu makan dan tidur.<\/span>\r\n\r\n<img class=\"size-full wp-image-4593 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-julia-m-cameron-4144146.webp\" alt=\"ciri anak kecanduan game online\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n<h3><b>Sulit Berhenti<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak merasa sulit untuk berhenti bermain game, meskipun sudah mencoba untuk mengurangi waktu bermainnya.\u00a0<\/span>\r\n<h3><b>Perubahan Perilaku<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi perubahan perilaku yang signifikan, seperti menjadi lebih mudah marah, menarik diri dari lingkungan sosial, atau mengalami perubahan mood yang drastis.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenalkan-emosi-pada-anak-lewat-film-inside-out-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenalkan Emosi pada Anak lewat Film Inside Out 2<\/a><\/h4>\r\n<h3><b>Mengabaikan Aktivitas Lain<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak mulai mengabaikan hobi atau minat lain yang sebelumnya disukainya, hal-hal selain game dianggap tidak menarik.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/tes-bakat-dan-minat-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tes Bakat Minat Anak - Perlu Gak Sih?<\/a><\/h4>\r\n<h3><b>Bermasalah di Sekolah<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak Akan cenderung mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi saat belajar sehingga prestasinya menurun. Anak juga sering bolos sekolah, dan mengabaikan tugas-tugas di sekolah.<\/span>\r\n<h3><b>Berbohong<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak sering berbohong tentang waktu yang dihabiskan untuk bermain game atau menyembunyikan perangkat yang digunakan untuk bermain.\u00a0<\/span>\r\n\r\n[caption id=\"attachment_4594\" align=\"aligncenter\" width=\"640\"]<img class=\"size-full wp-image-4594\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-lucaspezeta-5056642.webp\" alt=\"ciri dan cara mengatasi anak kecanduan game online\" width=\"640\" height=\"360\" \/> Seperti ini loh Bunda kira-kira, salah satu ciri anak kecanduan game online[\/caption]\r\n<h3><b>Mengabaikan Kewajiban<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak mengabaikan tugas-tugas rumah atau kewajiban lainnya demi bermain game. Anak terkadang mencari tempat lain selain rumah, untuk lebih leluasa bermain game.<\/span>\r\n<h3><b>Menghabiskan Uang untuk Game<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak mungkin menghabiskan uang jajan atau uang tabungan untuk membeli game atau item dalam game. Bahkan ada case Anak sampai berani mencuri uang orangtua, atau menggunakan kartu kredit orangtua untuk membeli senjata dalam game online.<\/span>\r\n<h3><b>\u00a0Masalah Kesehatan<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Muncul masalah kesehatan fisik seperti mata lelah, sakit punggung, atau gangguan tidur. Hal ini bisa menyebabkan masalah serius apabila terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-ampuh-atasi-batuk-pilik-anak-dengan-ramuan-rumahan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Atasi Batuk Pilek Anak dengan Ramuan Sederhana Ini<\/a><\/h4>\r\n<h2><b>5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online<\/b><\/h2>\r\n<img class=\"aligncenter wp-image-4590\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pikaso_texttoimage_image-of-asian-kid-playing-game-online-non-stop-in.webp\" alt=\"cara mengatasi anak kecanduan game online\" width=\"600\" height=\"411\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Apabila anak Bunda menunjukkan beberapa ciri di atas, sebaiknya Bunda mulai mencari solusi untuk mengatasi masalah ini.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi anak kecanduan game online:<\/span>\r\n<h3><b><a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-membangun-komunikasi-antar-anggota-keluarga\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komunikasi<\/a> Terbuka<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bunda bisa memulai bicara dari hati ke hati dengan anak tentang kebiasaan bermain gamenya. Tanyakan apa yang menyebabkan ia suka terhadap game, lalu beri pemahaman tentang dampak positif dan negatif bermain game online. Buat anak mengerti dan menyadari bahwa bermain game online boleh dilakukan asal tidak melebihi batasan.<\/span>\r\n<h3><b>Terapkan Batasan<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Membatasi anak dalam bermain game online, seperti membatasi akses ke perangkat game dan membatasi waktu anak bermain game. Karena waktu ideal dalam bermain game online yaitu tidak lebih dari 2 jam dalam sehari.\u00a0\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jika perangkat game anak seperti komputer, laptop atau telepon pintar berada di dalam kamarnya, pindahkan perangkat tersebut dan letakkan di tempat yang cukup jauh dari kamarnya, atau letakkan perangkat tersebut di tempat yang mempermudah orang tua untuk mengawasinya.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-membatasi-penggunaan-gadget-pada-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membatasi Penggunaan Gadget pada Anak<\/a><\/h4>\r\n<h3><b>Terapkan Rutinitas Sehat<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ketika anak sedang berada di waktu luangnya, alihkan perhatiannya dengan aktivitas yang lebih menyehatkan daripada bermain game online. Aktivitas tersebut dapat berupa aktivitas fisik seperti mengajaknya merapikan kamar, mengajaknya <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/rekomendasi-tempat-olahraga-bersama-keluarga\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berolahraga<\/a> ringan, atau bisa dengan <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/rekomendasi-buku-pengembangan-diri-untuk-ibu-muda\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membaca buku<\/a>. Jalan-jalan ke taman juga bisa menjadi alternatif untuk mengisi waktu luangnya. Akan lebih baik jika rutinitas ini jadi rutinitas seluruh anggota keluarga, agar hubungan lebih harmonis.\u00a0<\/span>\r\n\r\n[caption id=\"attachment_4566\" align=\"aligncenter\" width=\"601\"]<img class=\"wp-image-4566\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pikaso_texttoimage_35mm-film-photography-An-Asian-family-consisting-o-1.webp\" alt=\"rekomendasi tempat glamping untuk keluarga\" width=\"601\" height=\"411\" \/> Ajak si Kecil beraktivitas bersama di luar rumah - salah satunya bisa mengunjungi <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/rekomendasi-tempat-glamping-untuk-keluarga\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rekomendasi tempat glamping keluarga<\/a> loh...[\/caption]\r\n<h3><b>Melakukan Terapi Perilaku Kognitif<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua dapat mencoba untuk melakukan terapi perilaku kognitif guna mengatasi perilaku adiktif pada anak untuk membantu mengatasi anak yang kecanduan game online cukup parah. Orang tua dapat meminta kepada psikolog untuk merujuk kepada terapis berpengalaman untuk mengobati anak yang kecanduan game online dengan terapi kognitif.<\/span>\r\n<h3><b>Bantuan Profesional<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bila orang tua sudah merasa kesulitan ataupun tingkat kecanduan game online yang dialami anak terbilang parah, ada baiknya untuk membicarakan kepada psikolog. Hal tersebut bermanfaat karena psikolog pasti akan memberikan anjuran perihal cara menghentikan kecanduan game online yang sesuai dengan tingkat keparahannya.<\/span>\r\n<h2><strong>Bermain Game Online Boleh Saja Namun Jangan Kebablasan<\/strong><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Selain cara mengatasi anak kecanduan game online di atas, ada satu hal penting lagi yang perlu Bunda lakukan, yaitu:<\/span>\r\n<blockquote><i><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan dukungan dan motivasi kepada anak untuk mengatasi kecanduannya.\u00a0<\/span><\/i><\/blockquote>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bermain game online itu boleh saja kok Bunda. Apalagi jika si Kecil menunjukkan bakat dalam bermain game online - bisa jadi peluang untuk masa depan si Kecil loh - kan sekarang esport sudah masuk dalam daftar olahraga resmi. Untuk itu, Bunda pun dapat memberi dukungan dengan membantu mengarahkannya ke komunitas yang tepat agar lebih terasah - siapa tahu memang itu <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/tes-bakat-dan-minat-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bakat dan minat<\/a> si Kecil.\u00a0<\/span>"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Ciri dan 5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bermain game itu boleh saja, namun tidak boleh sampai kecanduan. Berikut 10 ciri dan 5 cara mengatasi anak kecanduan game online.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Ciri dan 5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bermain game itu boleh saja, namun tidak boleh sampai kecanduan. Berikut 10 ciri dan 5 cara mengatasi anak kecanduan game online.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-29T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-28T11:54:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\",\"name\":\"10 Ciri dan 5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp\",\"datePublished\":\"2024-08-29T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-28T11:54:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Bermain game itu boleh saja, namun tidak boleh sampai kecanduan. Berikut 10 ciri dan 5 cara mengatasi anak kecanduan game online.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"ciri ciri dan cara mengatasi anak kecanduan game online\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Ciri dan 5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online | United Family Food","description":"Bermain game itu boleh saja, namun tidak boleh sampai kecanduan. Berikut 10 ciri dan 5 cara mengatasi anak kecanduan game online.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Ciri dan 5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online | United Family Food","og_description":"Bermain game itu boleh saja, namun tidak boleh sampai kecanduan. Berikut 10 ciri dan 5 cara mengatasi anak kecanduan game online.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2024-08-29T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-28T11:54:10+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online","name":"10 Ciri dan 5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game Online | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp","datePublished":"2024-08-29T02:00:00+00:00","dateModified":"2024-08-28T11:54:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Bermain game itu boleh saja, namun tidak boleh sampai kecanduan. Berikut 10 ciri dan 5 cara mengatasi anak kecanduan game online.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/ciri-dan-cara-mengatasi-anak-kecanduan-game-online#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/pexels-tima-miroshnichenko-7047304.webp","width":640,"height":427,"caption":"ciri ciri dan cara mengatasi anak kecanduan game online"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4589"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4595,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4589\/revisions\/4595"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4591"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}