{"id":5053,"date":"2024-12-06T18:03:38","date_gmt":"2024-12-06T11:03:38","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2024-12-06T18:03:40","modified_gmt":"2024-12-06T11:03:40","slug":"perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak","title":{"rendered":"Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak: Penting untuk Diketahui Orang Tua"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":5057,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[150,363,364],"class_list":["post-5053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-tumbuh-kembang-anak","tag-sensorik","tag-motorik"],"acf":{"short_description":"Perkembangan anak merupakan sebuah keajaiban yang tak pernah bosan untuk membuat orang tua takjub. Sejak bayi, anak-anak mengalami pertumbuhan pesat, baik dari segi fisik maupun mental. Dua aspek penting dalam perkembangan anak adalah kemampuan sensorik dan motorik. Meskipun sering dianggap serupa, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.  Yuk, siimak perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak di sini.","post_content":"<span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan anak merupakan sebuah keajaiban yang tak pernah bosan untuk membuat orang tua takjub. Sejak bayi, anak-anak mengalami pertumbuhan pesat, baik dari segi fisik maupun mental. Dua aspek penting dalam perkembangan anak adalah kemampuan sensorik dan motorik. Meskipun sering dianggap serupa, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang tua, Bunda tentu ingin melihat si kecil tumbuh dan berkembang dengan optimal. Salah satu cara untuk mendukung <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/tahapan-tumbuh-kembang-anak-3-6-tahun\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tumbuh kembang anak<\/a> adalah dengan memahami aspek-aspek penting dalam perkembangannya, termasuk kemampuan sensorik dan motorik.\u00a0<\/span>\r\n<h2><b>Apa itu Perkembangan Sensorik Anak?<\/b><\/h2>\r\n<img class=\"size-full wp-image-5056 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pexels-pixabay-265987.webp\" alt=\"apa itu perkembangan sensorik anak\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Halosehat mengatakan bahwa kemampuan sensorik adalah proses yang mengacu pada kemampuan otak untuk menerima, menafsirkan, dan menggunakan informasi secara efektif yang disalurkan melalui panca indera. Adapun aspek dalam kemampuan sensorik anak tersebut adalah:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Vision<\/em> yang berhubungan dengan rangsangan pada indera penglihatan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Smell<\/em> yaitu stimulasi olfaktori yang berhubungan dengan rangsangan pada penciuman dengan memberikan aroma wewangian.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Hearing<\/em> yang merupakan stimulus berupa auditori yang berkaitan dengan rangsangan di indera pendengaran.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perasa (<em>taste<\/em>), yang berhubungan dengan indera pengecap guna memperkenalkan rasa.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keseimbangan (<em>balance<\/em>), merupakan stimulasi vestibular yang berhubungan mengenai keseimbangan tubuh.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sentuhan (<em>touch<\/em>), atau disebut juga dengan taktil yakni yang berhubungan dengan indera peraba yang bisa dirasakan melalui sentuhan maupun tekanan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interoception, yaitu kemampuan tubuh si Kecil untuk menyadari hal-hal yang terjadi dalam tubuhnya yang berkaitan dengan organ dalam, misalnya kesadaran untuk merasakan lapar, haus, atau rasa ingin buang air dan lain sebagainya.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesadaran tubuh terkait otot dan sendi (<em>body awareness\/proprioception<\/em>), berhubungan dengan rangsangan pada persendian atau gerakan-gerakan pada otot.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan sensorik si kecil berpengaruh pada keterampilan bahasa, sosial, kosakata, pemecahan masalah, dan koordinasi. Bila ada masalah dengan kemampuan sensorik anak, maka berbagai keterampilan lainnya bisa ikut terganggu.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengenal-manfaat-dan-tips-penerapan-rie-parenting\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu RIE Parenting dan Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak<\/a><\/h4>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, setiap orangtua wajib memperhatikan kemampuan sensorik anak dengan memberikan asupan gizi dan juga memberikan <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/stimulasi-dini-anak-dan-manfaatnya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">stimulasi yang tepat dengan proses tumbuh kembangnya<\/a>.<\/span>\r\n<h2><b>Pahami Tahapan Kemampuan Sensorik Pada Anak<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengawal proses tumbuh kembang si kecil, satu hal yang perlu bunda ingat, bahwa perkembangan anak satu dengan yang lain pasti tidak akan sama. Namun Bunda tidak perlu khawatir, karena kita akan membahas kemampuan sensorik yang akan dicapai oleh si kecil pada tahapan usia tertentu.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<img class=\"size-full wp-image-5055 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pexels-fotios-photos-5435599.webp\" alt=\"perbedaan sensorik dan motorik\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n<h3><b>Kemampuan Sensorik Balita Usia 2\u20143 tahun<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pada rentang usia ini, seorang anak biasanya sudah memiliki beberapa kemampuan sensorik seperti:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Duduk sendiri dan mengamati benda di sekitarnya.\u00a0<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fokus selama 3 menit.\u00a0<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencocokan bentuk benda yang sama<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menunjuk dan mengucapkan bagian tubuh yang Bunda tanyakan.\u00a0<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3><b>Kemampuan Sensorik Anak Balita 3\u20144 tahun<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pada rentang usia ini, seorang anak umumnya mampu melakukan hal-hal berikut ini:\u00a0<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bermain bersama teman<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencocokkan gambar<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami\u00a0 konsep gantian dan giliran<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makan sendiri tanpa bantuan orang lain.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengajarkan-anak-mengatasi-konflik-sejak-dini\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengajarkan Anak Mengatasi Konflik Sejak Dini<\/a><\/h4>\r\n<h3><b>Kemampuan Sensorik Anak Balita 4\u20145 tahun<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan sensorik dan emosional anak sangat berkaitan Untuk anak di rentang usia 4 - 5 tahun, kemampuan\u00a0 sensoriknya antara lain:\u00a0<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengerti aturan dan mengikuti aturan dalam permainan.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal bentuk-bentuk seperti balok, segitiga, kotak dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung angka 1 sampai 10.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah bisa menjalin pertemanan dengan anak seusianya.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><b>Apa itu Kemampuan Motorik Anak?<\/b><\/h2>\r\n<img class=\"size-full wp-image-5054 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pexels-ivan-samkov-8504267.webp\" alt=\"apa itu perkembangan motorik anak\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan motorik adalah pertumbuhan fisik dan penguatan tulang, otot, serta kemampuan anak untuk bergerak dan berinteraksi dengan lingkungannya setiap hari. Perkembangan motorik anak terbagi menjadi dua jenis, yaitu motorik kasar dan motorik halus.<\/span>\r\n<ol>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kemampuan motorik halus<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu keterampilan pengendalian dan ketepatan menggunakan otot kecil di tangan dan telapak tangan (misalnya, saat menggunakan alat makan atau alat tulis).<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kemampuan motorik kasar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu penggunaan otot besar di tubuh untuk mengendalikan keseimbangan, koordinasi, refleks, dan kekuatan fisik tubuh saat melakukan gerakan, seperti berjalan, berlari, dan melompat.<\/span><\/li>\r\n<\/ol>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/ide-kegiatan-anak-tanpa-gadget-yang-seru-dan-menyenangkan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ide Kegiatan Anak Tanpa Gadget yang Bagus untuk Tumbuh Kembang Anak<\/a><\/h4>\r\n<h2><b>Pahami juga Tahapan Kemampuan Motorik pada Anak<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sama halnya dengan kemampuan sensorik, perkembangan kemampuan motorik pada setiap anak berbeda-beda dan tergantung dari tiap jenis kemampuan motorik.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Yuk kita bahas lebih detail mengenai jenis-jenis kemampuan motorik pada anak.<\/span>\r\n<h3><b>1. Kemampuan Motorik Halus<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan motorik halus meliputi keterampilan memegang, menggenggam, mencubit, menulis. Kemampuan ini timbul agar anak bisa belajar menjaga diri sendiri. Terbukti bahwa kemampuan motorik halus bisa mempengaruhi kemampuan bahasa dan membaca, serta perkembangan otak.<\/span>\r\n\r\n[caption id=\"attachment_3492\" align=\"aligncenter\" width=\"600\"]<img class=\"wp-image-3492\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/anak-anak-bermain-bola.webp\" alt=\"mainan untuk merangsang kemampuan motorik anak\" width=\"600\" height=\"398\" \/> Bermain bola - salah satu daftar permainan yang dapat membantu perkembangan motorik anak (gambar dari pexels)[\/caption]\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Serupa dengan kemampuan sensorik, sejak usia 2 tahun, motorik halus si Kecil sudah lebih berkembang. Ini mungkin terlihat dari si Kecil yang mulai tertarik melakukan aktivitas, seperti membaca dan menulis.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Menjelang usia 3 tahun, ada juga anak yang sudah bisa membuka pintu atau toples. Setelah masuk usia 5 tahun, anak akan terlihat lebih sering menggunakan tangan kiri atau tangan kanan.<\/span>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/reward-pada-anak-manfaat-dampak-dan-cara-memberikannya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Reward untuk Anak dan Cara Cerdas Penerapannya<\/a><\/h4>\r\n<h3><b>2. Kemampuan Motorik Kasar<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan motorik kasar meliputi keterampilan merangkak, melompat, berlari, melempar. Seiring dengan perkembangan kemampuan motorik kasar, Bunda mungkin akan menyadari anak akan semakin aktif bergerak dan tidak suka berdiam diri.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti kemampuan motorik halus, kemampuan motorik kasar juga dimulai sejak bayi. Bahkan, anak berusia 2 bulan biasanya sudah mulai menendang dan melambaikan tangan.\u00a0<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di usia 2 tahun, anak biasanya bisa melompat, melempar, atau menaiki dan menuruni tangga.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat memasuki usia 3 tahun, si Kecil bisa melakukan gerakan yang lebih rumit, seperti: naik tangga tanpa berpegangan, berlari cepat, dan menghindari rintangan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memasuki usia 3\u20145 tahun, pergerakan tubuh balita akan semakin berkembang dan bisa melakukan aktivitas yang lebih sulit, seperti menjaga keseimbangan dan memanjat.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h4>Baca juga: <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/kemampuan-dan-daftar-mainan-motorik-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Stimulasi Motorik Anak dengan Mainan<\/a><\/h4>\r\n<h2><b>Dorong Tumbuh Kembang\u00a0 Anak dengan Optimal<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan sensorik dan motorik merupakan dua konsep fundamental dalam bidang psikologi perkembangan anak. Keduanya saling terkait dan berperan penting dalam pembentukan keterampilan kognitif, sosial, dan emosional anak. Bunda bisa memantau proses perkembangan sensorik dan motorik si kecil di rumah dan memastikan proses tumbuh kembangnya berjalan secara optimal. <\/span>"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak| United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perkembangan sensorik dan motorik itu apa? Apa juga perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak? Simak penjelasannya di sini\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak| United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perkembangan sensorik dan motorik itu apa? Apa juga perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak? Simak penjelasannya di sini\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-06T11:03:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-06T11:03:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1216\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"832\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\",\"name\":\"Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak| United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp\",\"datePublished\":\"2024-12-06T11:03:38+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T11:03:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Perkembangan sensorik dan motorik itu apa? Apa juga perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak? Simak penjelasannya di sini\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp\",\"width\":1216,\"height\":832,\"caption\":\"perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak| United Family Food","description":"Perkembangan sensorik dan motorik itu apa? Apa juga perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak? Simak penjelasannya di sini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak| United Family Food","og_description":"Perkembangan sensorik dan motorik itu apa? Apa juga perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak? Simak penjelasannya di sini","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2024-12-06T11:03:38+00:00","article_modified_time":"2024-12-06T11:03:40+00:00","og_image":[{"width":1216,"height":832,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak","name":"Perbedaan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak| United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp","datePublished":"2024-12-06T11:03:38+00:00","dateModified":"2024-12-06T11:03:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Perkembangan sensorik dan motorik itu apa? Apa juga perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak? Simak penjelasannya di sini","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/perbedaan-perkembangan-sensorik-dan-motorik-anak#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/freepik__candid-image-photography-natural-textures-highly-r__58097.webp","width":1216,"height":832,"caption":"perbedaan perkembangan sensorik dan motorik anak"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5053"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5059,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5053\/revisions\/5059"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}