{"id":7486,"date":"2026-02-23T09:00:00","date_gmt":"2026-02-23T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2026-02-23T08:14:30","modified_gmt":"2026-02-23T01:14:30","slug":"bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya","title":{"rendered":"Bunda, Stop Suapi Anak Sambil Nonton! Ini Alasannya Demi Kesehatan si Kecil"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":7491,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[217,661],"class_list":["post-7486","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-lifestyle","tag-budaya-makan"],"acf":{"short_description":"Makan sambil nonton sering jadi jalan pintas agar Si Kecil cepat menghabiskan makanan. Padahal, kebiasaan ini bisa mengganggu sinyal kenyang dan meningkatkan risiko obesitas pada anak. Yuk, Bunda mulai membangun budaya makan sehat dan mindful eating tanpa gadget demi kesehatan jangka panjang keluarga.","post_content":"<span style=\"font-weight: 400;\">Halo, Bunda hebat! Bagaimana kabar si Kecil hari ini?<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pernah nggak sih Bunda merasa kewalahan saat jam makan tiba? Si Kecil nggak mau duduk diam, tangannya sibuk menggapai remote TV, atau mungkin Bunda sendiri tanpa sadar menyuapi si Kecil sambil memegang smartphone agar ia anteng dan makanannya cepat habis.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Memang sih, distraksi seperti TV atau HP sering jadi \"penyelamat\" sementara agar drama GTM (Gerakan Tutup Mulut) cepat usai. Tapi tahu nggak, Bun? Kebiasaan ini sebenarnya adalah jebakan yang bisa berdampak panjang bagi kesehatan keluarga, terutama risiko obesitas.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kebetulan sekali, sebentar lagi kita akan memperingati <\/span><b>Hari Obesitas Internasional pada 4 Mare<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">t. Momen ini jadi pengingat penting bagi kita untuk mulai menerapkan kebiasaan makan sehat keluarga. Yuk, kita ngobrol santai tentang pentingnya Mindful Dining dan mematikan layar saat makan!<\/span>\r\n<h4>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-bunda-membantu-remaja-menerima-perubahan-tubuh\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tubuhku Hebat! Cara Mengajarkan Remaja Mencintai Fungsi Tubuh di Masa Pubertas Tanpa Insecure<\/a><\/h4>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Makan Sambil Nonton Itu Bahaya?<\/span><\/h2>\r\n[caption id=\"attachment_7487\" align=\"aligncenter\" width=\"640\"]<img class=\"wp-image-7487 size-full\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pexels-vika-glitter-392079-4089659.webp\" alt=\"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV &amp; Cara Mengatasinya\" width=\"640\" height=\"426\" \/> Simak apa Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV &amp; Cara Mengatasinya di artikel ini[\/caption]\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Bunda bertanya-tanya, \"Apa hubungannya nonton kartun sama berat badan anak?\" Nah, di sinilah letak masalahnya. Saat kita (atau anak-anak) makan sambil menonton, otak kita terbagi fokusnya. Fenomena ini sering disebut sebagai Makan Terdistraksi.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Sinyal Kenyang yang \"Tersesat\"<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menyadari bahwa lambung sudah penuh. Saat si Kecil terpaku pada layar, otak terlalu sibuk memproses visual dari tontonan sehingga \"lupa\" membaca sinyal kenyang dari perut. Hasilnya? Si Kecil terus mengunyah tanpa sadar, dan porsi yang masuk jadi berlebihan.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Hilangnya Kontrol Rasa<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pernah nggak Bunda ngemil sambil nonton drakor, tiba-tiba satu bungkus keripik sudah habis? Itulah yang terjadi pada anak. Tanpa disadari, mereka kehilangan kepekaan terhadap rasa dan tekstur makanan. Padahal, mengenal tekstur sangat penting untuk perkembangan sensorik mereka.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Pemicu Obesitas Sejak Dini<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari laman <\/span><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/bunda-dan-ayah-perlu-tahu-cara-mencegah-obesitas-pada-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alodokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, salah satu cara mencegah obesitas pada anak adalah dengan mengatur pola makan dan aktivitas fisiknya. Makan terdistraksi adalah pintu masuk utama menuju kelebihan berat badan. Jika dibiarkan, kebiasaan ini akan terbawa hingga mereka dewasa, meningkatkan risiko diabetes dan masalah kesehatan lainnya.<\/span>\r\n<h4>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/jangan-kelamaan-khawatir-saat-anak-susah-makan-ini-bunda-solusinya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jangan Kelamaan Khawatir saat Anak Susah Makan, Ini Bunda Solusinya<\/a><\/h4>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mindful Dining<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">: Makan dengan Seluruh Kesadaran<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Lawan dari makan terdistraksi adalah Mindful Dining atau makan dengan sadar. Ini bukan sekadar tren, Bun, melainkan pondasi utama kebiasaan makan sehat keluarga.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Apa sih Mindful Dining itu? Sederhananya, ini adalah praktik hadir sepenuhnya saat makan. Melibatkan panca indera: melihat warna sayuran yang cerah, mencium aroma masakan Bunda yang lezat, merasakan tekstur nasi, dan mendengarkan suara kunyahan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Saat kita makan dengan sadar:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencernaan bekerja lebih baik karena makanan dikunyah lebih halus.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita lebih menghargai makanan dan tidak mudah membuang-buang nasi.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan emosional antara Bunda dan si Kecil jadi lebih erat.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">5 Langkah Praktis Membangun Budaya Makan di Meja Makan<\/span><\/h2>\r\n<img class=\"size-full wp-image-7488 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pexels-kampus-8507673.webp\" alt=\"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV &amp; Cara Mengatasinya\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Mengubah kebiasaan memang nggak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi kalau si Kecil sudah terbiasa dengan \"gadget pendamping makan\". Tapi tenang, Bun, kita bisa mulai pelan-pelan dengan langkah berikut:<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Terapkan Aturan \"<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Screen-Free Zone\"<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang Konsisten\u00a0<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jadikan meja makan sebagai area terlarang untuk segala jenis layar. Artinya, TV dimatikan dan HP dijauhkan (jangan diletakkan di atas meja, apalagi di samping piring). Penting banget nih Bun, aturan ini harus berlaku untuk <\/span><b>semua anggota keluarga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa terkecuali.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Anak adalah peniru yang sangat hebat; jika mereka melihat Ayah dan Bunda tetap asyik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scrolling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> media sosial saat makan, mereka akan menganggap bahwa makan sambil melihat layar adalah hal yang wajar. Dengan mematikan layar, kita mengembalikan fungsi meja makan sebagai tempat interaksi manusia, bukan interaksi dengan gadget.<\/span>\r\n<h4>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-membatasi-penggunaan-gadget-pada-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Cara Membatasi Penggunaan Gadget pada Anak \u2013 Nomor 3 Wajib Banget Loh!<\/a><\/h4>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Ciptakan Atmosfer Makan yang Menyenangkan &amp; Bebas Tekanan\u00a0<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali meja makan jadi tempat yang menegangkan karena Bunda terlalu fokus memaksa si Kecil menghabiskan sayurnya. Cobalah ubah suasana jadi lebih santai. Gunakan peralatan makan yang lucu, putar musik instrumen yang tenang dengan volume kecil, dan pastikan pencahayaan ruang makan nyaman.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Hindari mengkritik cara makan anak atau membicarakan topik yang berat. Jika suasana meja makan terasa hangat dan penuh tawa, si Kecil akan merindukan momen duduk di sana dan tidak lagi merasa butuh \"hiburan\" dari kartun TV untuk menghabiskan makanannya.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Libatkan si Kecil dalam Proses dari Dapur ke Meja\u00a0<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak akan merasa lebih memiliki makanan mereka jika mereka ikut \"bekerja\". Ajak si Kecil melakukan tugas-tugas kecil sesuai usianya, seperti memetik daun bayam, menata serbet, atau menghitung jumlah sendok yang dibutuhkan.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Saat mereka terlibat dalam persiapan, rasa penasaran mereka terhadap rasa masakan akan meningkat. Di meja makan, Bunda bisa memberikan pujian seperti, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\"Wah, meja makannya jadi cantik sekali karena Adik yang tata!\"<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini membangun kepercayaan diri mereka dan membuat mereka lebih betah duduk diam menikmati hasil kerja kerasnya.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Bangun Ritual Komunikasi yang Berkualitas\u00a0<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan waktu makan sebagai momen untuk saling bercerita. Agar obrolan tidak membosankan, gunakan pertanyaan yang memicu imajinasi mereka, bukan sekadar pertanyaan yang jawabannya \"iya\" atau \"tidak\".\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\"Kalau hari ini Adik bisa jadi binatang, mau jadi apa dan kenapa?\"<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\"Tadi di sekolah apa yang paling bikin Adik senang?\"<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Komunikasi dua arah ini sangat efektif untuk melatih fokus anak sehingga perhatian mereka tidak teralihkan ke gadget. Selain itu, ini adalah cara terbaik untuk Bunda memantau perkembangan emosional si Kecil setiap harinya.<\/span>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Ajarkan \"<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mindful Eating<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\" Melalui Eksplorasi Rasa\u00a0<\/span><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bantu si Kecil menjadi \"detektif makanan\". Alih-alih hanya menyuapi, ajak mereka mendeskripsikan apa yang mereka makan. Tanyakan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\"Gimana bunyi kerupuknya saat digigit?\"<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\"Warna wortel ini apa ya, Bun?\"<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengajak mereka fokus pada tekstur, aroma, dan rasa, otak si Kecil akan lebih mudah menangkap sinyal kenyang karena fokusnya benar-benar ada pada makanan. Ini adalah dasar dari <\/span><b>kebiasaan makan sehat keluarga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa mencegah mereka makan berlebihan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">overeating<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) akibat tidak sadar saat merasa kenyang.<\/span>\r\n<h4>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/kegiatan-ngabuburit-tanpa-gadget-saat-puasa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ngabuburit Anti-Gagal: Melatih \u201cSadar Indra\u201d Bareng Si Kecil Tanpa Gangguan Gadget<\/a><\/h4>\r\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Obesitas Internasional: Cinta Bunda Dimulai dari Meja Makan<\/span><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">\u200bSetiap tanggal 4 Maret, dunia diingatkan bahwa obesitas adalah masalah serius yang bisa dicegah. Sebagai Bunda muda yang cerdas, kita punya peran besar untuk memutus rantai obesitas mulai dari rumah sendiri.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Mencegah obesitas bukan berarti melarang anak makan enak atau memaksanya diet ketat.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Justru, kuncinya adalah membangun hubungan yang sehat dengan makanan melalui mindful dining.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">\u200bMembangun kebiasaan makan sehat keluarga memang butuh perjuangan ekstra, terutama di tengah gempuran teknologi saat ini. Namun, manfaatnya jauh melampaui sekadar urusan berat badan. Meja makan adalah tempat di mana nilai-nilai keluarga ditanamkan, di mana komunikasi dibangun, dan di mana kesehatan dijaga.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mematikan distraksi, Bunda tidak hanya melindungi si Kecil dari risiko obesitas, tapi juga mengajarkan mereka menghargai berkah di setiap piringnya. Yuk, kita mulai hari ini! Jadikan meja makan sebagai ruang penuh cinta tanpa gangguan layar demi masa depan si Kecil yang lebih sehat.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa update terus tips seputar parenting dan kesehatan keluarga dengan follow Instagram kami di <a href=\"https:\/\/instagram.com\/unifam.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@Unifam.id<\/a>. Bunda butuh stok camilan berkualitas atau produk kebutuhan keluarga lainnya? Pastikan Bunda hanya membeli produk asli Unifam di Toko Official Unifam hanya di <a href=\"https:\/\/s.shopee.co.id\/3LLb0p3mta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Shopee<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/unifamofficial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tokopedia<\/a>. Belanja nyaman, keluarga pun senang!<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">\u200bSemangat terus, Bunda hebat! Apakah Bunda punya cerita seru atau tantangan saat membiasakan si Kecil makan di meja makan? Yuk, share pengalaman Bunda!<\/span>"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV &amp; Cara Mengatasinya | United Family Food<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bahaya anak makan sambil nonton TV dan cara membangun kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas sejak dini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV &amp; Cara Mengatasinya | United Family Food\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bahaya anak makan sambil nonton TV dan cara membangun kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas sejak dini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-23T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-23T01:14:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\",\"name\":\"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV & Cara Mengatasinya | United Family Food\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp\",\"datePublished\":\"2026-02-23T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T01:14:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Bahaya anak makan sambil nonton TV dan cara membangun kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas sejak dini.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp\",\"width\":1536,\"height\":1024,\"caption\":\"bahaya anak makan sambil nonton tv dan cara mengatasinya\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV & Cara Mengatasinya | United Family Food","description":"Bahaya anak makan sambil nonton TV dan cara membangun kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas sejak dini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV & Cara Mengatasinya | United Family Food","og_description":"Bahaya anak makan sambil nonton TV dan cara membangun kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas sejak dini.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2026-02-23T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-02-23T01:14:30+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya","name":"Bahaya Anak Makan Sambil Nonton TV & Cara Mengatasinya | United Family Food","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp","datePublished":"2026-02-23T02:00:00+00:00","dateModified":"2026-02-23T01:14:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Bahaya anak makan sambil nonton TV dan cara membangun kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas sejak dini.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/bahaya-anak-makan-sambil-nonton-tv-dan-cara-mengatasinya#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bahaya-Anak-Makan-Sambil-Nonton-TV-Cara-Mengatasinya-1.webp","width":1536,"height":1024,"caption":"bahaya anak makan sambil nonton tv dan cara mengatasinya"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7486","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7486"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7486\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7490,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7486\/revisions\/7490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7491"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7486"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7486"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7486"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}