{"id":7593,"date":"2026-03-26T09:00:00","date_gmt":"2026-03-26T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unifam.com\/blog\/"},"modified":"2026-03-26T07:24:46","modified_gmt":"2026-03-26T00:24:46","slug":"cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran","title":{"rendered":"Lebaran Usai, Mood Anak Drop? Ini Rahasia Post-Lebaran Reset Agar Anak Semangat Sekolah Lagi!"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":7596,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"category-3","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[115,679],"class_list":["post-7593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-parenting","tag-post-holiday-blues"],"acf":{"short_description":"Setelah libur panjang Lebaran, tidak sedikit anak mengalami perubahan mood yang drastis\u2014mulai dari rewel, malas bangun pagi, hingga kehilangan semangat sekolah. Kondisi ini dikenal sebagai post holiday blues pada anak, yaitu respons emosional akibat perubahan dari suasana liburan yang bebas ke rutinitas yang lebih terstruktur. Dengan pendekatan yang tepat dan penuh empati, Bunda bisa membantu Si Kecil melewati masa transisi ini dengan lebih tenang, nyaman, dan minim drama.","post_content":"<span style=\"font-weight: 400;\">Halo Bunda! Bagaimana kabar hari ini? Masih terasa sisa-sisa euforia mudik dan kumpul keluarga besar di kampung halaman? Libur Lebaran memang momen yang paling dinanti, ya. Meja makan penuh camilan, tawa sepupu yang riuh, sampai kantong baju Si Kecil yang penuh amplop THR. Tapi, seiring berakhirnya cuti bersama, realita mulai memanggil kembali.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Bunda mendapati Si Kecil tiba-tiba jadi lebih rewel, susah bangun pagi, atau bahkan mogok makan saat harus kembali ke rutinitas sekolah? Jangan buru-buru stres ya, Bunda. Fenomena ini nyata adanya dan dikenal dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">post holiday blues<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada anak. Transisi dari suasana liburan yang serba bebas menuju jadwal harian yang teratur seringkali memicu \"goncangan\" emosi.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Nah, artikel ini akan mengupas tuntas cara melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Post-Lebaran Reset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> agar transisi emosi keluarga Bunda berjalan mulus dan minim drama. Yuk, simak tips lengkapnya!<\/span>\r\n<h2><b>Mengenal Post Holiday Blues pada Anak: Kenapa Si Kecil Jadi \"Bad Mood\"?<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berhari-hari dimanjakan dengan kebebasan, wajar jika Si Kecil merasa kaget saat harus kembali ke aturan rumah yang ketat. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Post holiday blues<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada anak bukanlah penyakit, melainkan respons emosional terhadap perubahan lingkungan dan aktivitas. Selama libur Lebaran, hormon dopamin (hormon bahagia) Si Kecil melonjak tinggi karena terus-menerus bermain dan bertemu orang baru. Saat liburan usai, kadar hormon ini kembali normal, dan Si Kecil merasa ada sesuatu yang \"hilang\".<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudah menangis atau <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/anak-susah-fokus-dan-sering-tantrum-yuk-coba-rahasia-quiet-time-tanpa-gadget\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tantrum tanpa alasan jelas<\/a>.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan pola tidur (susah tidur malam atau malas bangun pagi).<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurunnya nafsu makan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang bersemangat melakukan aktivitas yang biasanya disukai.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Memahami bahwa ini adalah proses alami akan membantu Bunda lebih sabar dalam menghadapi perilaku Si Kecil yang mungkin sedikit menguras energi di hari-hari pertama pasca-libur.<\/span>\r\n<h4>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/mengatasi-anak-mogok-sekolah-mindful-discipline-active-listening\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mindful Discipline: Trik Mengatasi Anak Mogok Sekolah Tanpa Perlu Emosi<\/a><\/h4>\r\n<h2><b>Panduan Praktis Post-Lebaran Reset: 7 Langkah Minim Drama Bersama Si Kecil<\/b><\/h2>\r\n<img class=\"size-full wp-image-7595 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-karola-g-6275011.webp\" alt=\"cara mengatasi post holiday blues pasca lebaran\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami alasan si kecil mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Post holiday blues<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 agar rumah tetap tenang dan Si Kecil kembali ceria, yuk terapkan langkah-langkah praktis berikut ini:<\/span>\r\n<h3><b>1. Persiapan Mental: Komunikasi Adalah Kunci Utama<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Transisi yang mendadak adalah musuh utama kedamaian rumah. Agar Si Kecil tidak kaget, Bunda perlu memberikan \"pemanasan\" sebelum aktivitas normal dimulai.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><em>Countdown<\/em> Menuju Rutinitas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Gunakan kalender visual dan ajak Si Kecil mencoret tanggal. Ini membantunya paham bahwa waktu liburan akan segera berganti.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Validasi Perasaannya:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika Si Kecil mengeluh malas, dengarkan tanpa menghakimi. Katakan bahwa Bunda pun merasakan hal yang sama, namun sekolah tetap penting.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ceritakan Hal Positif:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ingatkan dia pada keseruan di sekolah, seperti bertemu sahabat atau bermain di taman sekolah, agar ia merasa antusias.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3><b>2. Strategi \"Landing\" yang Lembut: Jangan Langsung Gas Pol!<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pulang mudik terlalu mepet dengan hari masuk sekolah bisa membuat emosi berantakan karena kelelahan fisik. Bunda butuh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buffer time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau waktu jeda di rumah.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tiba di Rumah Lebih Awal:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Usahakan sampai di rumah minimal 48 jam sebelum mulai beraktivitas agar Si Kecil bisa beradaptasi kembali dengan suasana rumah.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Unpacking Bersama:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Melibatkan Si Kecil merapikan koper adalah sinyal halus bahwa petualangan liburan sudah selesai dan saatnya kembali \"ke setelan awal\".<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Atur Ulang Kualitas Tidur:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Majukan jam tidur secara bertahap (15-30 menit tiap malam) untuk mengembalikan siklus tidur normalnya.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3><b>3. Mengelola Pola Makan: Detoks Gula dan Micin<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kadar gula tinggi dari kue Lebaran bisa membuat anak hiperaktif, namun memicu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sugar crash<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (rewel parah) saat kadarnya turun. Saatnya kembali ke pola makan sehat.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kembali ke Menu Rumahan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sajikan <a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/resep-makanan-bergizi-untuk-keluarga-yang-mudah-dibuat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masakan favorit yang sehat dan hangat<\/a> untuk memberikan rasa nyaman pada perut Si Kecil.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hidrasi yang Cukup:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perbanyak minum air putih untuk membantu proses detoksifikasi sisa makanan \"sampah\" selama liburan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ganti Camilan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Singkirkan toples kue kering, ganti dengan potongan buah segar yang lebih menutrisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Si Kecil.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3><b>4. Menciptakan Ritual Transisi yang Menyenangkan<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Agar Si Kecil tidak merasa kehilangan kegembiraan, ciptakan ritual penutup liburan yang manis. Ini membantu mengalihkan rasa sedih menjadi semangat baru.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Membuat Album Foto:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ajak Si Kecil memilih foto mudik favorit untuk dicetak. Ini cara indah untuk mengapresiasi kenangan yang sudah dilewati.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Persiapan Perlengkapan Baru:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Memberikan buku tulis atau tempat pensil baru bisa menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">booster<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> semangat bagi Si Kecil untuk segera masuk sekolah.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Piknik Santai di Rumah:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengadakan makan siang di teras rumah bisa menjadi penutup liburan yang berkesan tanpa harus pergi jauh.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<img class=\"size-full wp-image-7594 aligncenter\" src=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-fabiano-cardoso-1671860-5654414.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"427\" \/>\r\n<h3><b>5. Mengatur Ekspektasi Bunda: Self-Care Itu Wajib!<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bunda, ingat bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">post holiday blues<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga bisa menyerang orang tua. Jika Bunda stres karena cucian menumpuk, Si Kecil akan ikut merasa tegang.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Delegasi Tugas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jangan kerjakan semuanya sendiri. Minta Ayah membantu memandikan anak atau memesan makanan siap saji jika Bunda terlalu lelah.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Istirahat Cukup:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Prioritaskan tidur. Abaikan sejenak pekerjaan rumah yang tidak mendesak demi menjaga stabilitas emosi Bunda.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Me-time Singkat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Luangkan waktu 15 menit untuk minum teh hangat atau mandi air hangat tanpa gangguan agar Bunda tetap tenang menghadapi drama.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3><b>6. Menghadapi Drama Hari Pertama: Tetap Tenang dan Konsisten<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Hari pertama kembali ke rutinitas adalah ujian terberat. Ketenangan Bunda adalah jangkar bagi emosi Si Kecil yang sedang tidak stabil.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Persiapan Malam Sebelumnya:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Siapkan seragam dan tas sekolah di malam hari agar pagi hari tidak diwarnai dengan kepanikan dan omelan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Berikan Pelukan Ekstra:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kontak fisik yang hangat akan menurunkan hormon stres pada anak secara instan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pamitan Singkat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jangan menghilang diam-diam. Berikan pelukan, katakan \"Bunda jemput nanti ya,\" lalu pergilah dengan wajah ceria.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3><b>7. Melibatkan Ayah dalam Transisi Emosi<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Peran Ayah sangat besar sebagai pengalih perhatian dan pendukung sistem di rumah agar transisi berjalan lebih ringan bagi semua anggota keluarga.<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ajak Bermain Fisik:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ayah bisa mengajak Si Kecil bermain bola atau aktivitas fisik lainnya untuk membantu melepaskan energi negatif atau rasa bosan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bantu Berbenah:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Dukungan Ayah dalam merapikan barang pasca-mudik akan sangat meringankan beban mental Bunda.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Apresiasi untuk Bunda:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kata-kata penyemangat dari Ayah untuk Bunda sangat ampuh menjaga keharmonisan rumah tangga di masa transisi.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h4>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/unifam.com\/blog\/kenali-tanda-masalah-kesehatan-jiwa-anak-sejak-dini\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hati-Hati, Bukan Sekadar Rewel Biasa! Kenali Tanda Awal Masalah Kesehatan Jiwa Si Kecil Sejak Dini<\/a><\/h4>\r\n<h2><b>Kapan Harus Khawatir? Membedakan Blues dengan Masalah Serius<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Normalnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">post holiday blues<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada anak akan hilang dalam waktu 3 hingga 7 hari. Namun, Bunda perlu waspada jika perilaku Si Kecil tidak kunjung membaik setelah dua minggu atau menunjukkan gejala yang lebih ekstrem.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri Bunda perlu berkonsultasi dengan ahli:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Si Kecil menarik diri sepenuhnya dari interaksi sosial.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketakutan atau kecemasan yang sangat berlebihan terhadap sekolah.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan tidur yang parah atau mimpi buruk terus-menerus.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan berat badan yang drastis.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jika hal ini terjadi, jangan ragu untuk berdiskusi dengan guru di sekolah atau psikolog anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span>\r\n<h2><b>Menata Kembali Kebahagiaan di Rumah yang Tenang<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Transisi pasca-libur panjang memang tidak selalu mudah, tapi dengan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Post-Lebaran Reset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tepat, Bunda bisa melewati masa ini dengan kepala dingin. Kuncinya adalah memberikan waktu bagi tubuh dan jiwa untuk beradaptasi kembali. Liburan mungkin sudah berakhir, namun kehangatan keluarga tetap bisa kita ciptakan setiap hari lewat rutinitas yang penuh cinta.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jangan terlalu keras pada diri sendiri ya, Bunda. Sedikit drama itu bumbu kehidupan, yang penting Bunda selalu ada untuk merangkul Si Kecil di setiap prosesnya. Semangat kembali beraktivitas!<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bunda bisa temukan artikel parenting lainnya di Instagram <strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/unifam.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@Unifam.id<\/a>.<\/strong> Dan pastinya, jangan lupa belanja produk-produk Unifam hanya di Toko Official Unifam di <strong><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/unifamofficial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Shopee<\/a> <\/strong>dan <a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/unifamofficial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Tokopedia<\/strong><\/a> biar lebih aman dan pasti asli!<\/span>"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mengatasi Post Holiday Blues pada Anak Pasca Lebaran<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Post holiday blues pada anak setelah Lebaran bisa bikin Si Kecil rewel dan sulit kembali ke rutinitas. Simak cara mengatasi post holiday blues pada anak agar kembali ceria dan semangat sekolah tanpa drama.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengatasi Post Holiday Blues pada Anak Pasca Lebaran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Post holiday blues pada anak setelah Lebaran bisa bikin Si Kecil rewel dan sulit kembali ke rutinitas. Simak cara mengatasi post holiday blues pada anak agar kembali ceria dan semangat sekolah tanpa drama.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"United Family Food\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-26T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-26T00:24:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\",\"name\":\"Cara Mengatasi Post Holiday Blues pada Anak Pasca Lebaran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-26T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T00:24:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\"},\"description\":\"Post holiday blues pada anak setelah Lebaran bisa bikin Si Kecil rewel dan sulit kembali ke rutinitas. Simak cara mengatasi post holiday blues pada anak agar kembali ceria dan semangat sekolah tanpa drama.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp\",\"width\":1536,\"height\":1024,\"caption\":\"cara mengatasi post holiday blues pada anak pasca libur lebaran\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/\",\"name\":\"United Family Food\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengatasi Post Holiday Blues pada Anak Pasca Lebaran","description":"Post holiday blues pada anak setelah Lebaran bisa bikin Si Kecil rewel dan sulit kembali ke rutinitas. Simak cara mengatasi post holiday blues pada anak agar kembali ceria dan semangat sekolah tanpa drama.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengatasi Post Holiday Blues pada Anak Pasca Lebaran","og_description":"Post holiday blues pada anak setelah Lebaran bisa bikin Si Kecil rewel dan sulit kembali ke rutinitas. Simak cara mengatasi post holiday blues pada anak agar kembali ceria dan semangat sekolah tanpa drama.","og_url":"https:\/\/unifam.com\/en\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran\/","og_site_name":"United Family Food","article_published_time":"2026-03-26T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-03-26T00:24:46+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Editor","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran","url":"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran","name":"Cara Mengatasi Post Holiday Blues pada Anak Pasca Lebaran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp","datePublished":"2026-03-26T02:00:00+00:00","dateModified":"2026-03-26T00:24:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95"},"description":"Post holiday blues pada anak setelah Lebaran bisa bikin Si Kecil rewel dan sulit kembali ke rutinitas. Simak cara mengatasi post holiday blues pada anak agar kembali ceria dan semangat sekolah tanpa drama.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/blog\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran#primaryimage","url":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp","contentUrl":"https:\/\/unifam.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cara-mengatasi-post-holiday-blues-pada-anak-pasca-lebaran.webp","width":1536,"height":1024,"caption":"cara mengatasi post holiday blues pada anak pasca libur lebaran"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/unifam.com\/#website","url":"https:\/\/unifam.com\/","name":"United Family Food","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/unifam.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/a7a38002b85d5941bffbcd9bca45bd95","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/unifam.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/add96a985db625f89c1aadb117ab465589009766b2c3cab79a10cd55246a92a9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/unifam.com\/en\/author\/editor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7593"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7597,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7593\/revisions\/7597"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unifam.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}