Artikel

Jangan Dipaksa! Ini 7 Langkah Seru Bikin Si Kecil Ketagihan Baca Buku

Post pada 07 Sep 2026

Meningkatkan minat baca anak tidaklah semudah yang dibayangkan setiap orang tua. Berikut ini beberapa curhat dari ibu muda yang ingin meningkatkan minat baca buku pada anak tapi mengalami kendala. Bunda mengalami hal ini juga dengan si Kecil? 

“Sedih banget, baru pegang buku dua menit langsung dilempar, terus merengek minta HP. Anak zaman sekarang kalau lihat buku kayak lihat musuh, tapi kalau lihat layar video pendek bisa anteng berjam-jam. Rasanya kayak gagal jadi ibu karena kalah saing sama algoritma YouTube.”

“Udah bela-belain beli buku pop-up, sound book, sampai buku impor yang harganya lumayan menguras dompet demi anak rajin baca. Pas barangnya datang, cuma dibuka semenit, habis itu dicoret-coret atau malah disobek. Ujung-ujungnya cuma rapi dipajang di rak buat estetik aja, sementara anaknya balik main mainan plastik lagi.”

“Katanya harus pakai metode Read Aloud (membaca nyaring) dengan suara ekspresif. Tadi malam saya udah coba niru suara serigala, suara bebek, sampai tenggorokan kering. Eh, si adek malah muter balik badan, ngambil mainan mobil-mobilannya, terus pergi. Rasanya capek banget, pengen nangis sendiri.”

“Dilema ibu muda zaman sekarang: kalau dipaksa baca buku, takut anaknya trauma dan makin benci belajar. Tapi kalau dibiarin santai, panik sendiri lihat anak tetangga umur segitu udah lancar ngeja. Alhasil tiap hari perang batin antara pengen jadi ibu yang santai atau ibu yang ambisius.”

“Katanya anak adalah peniru ulung, jadi orang tua harus rajin baca buku di depan anak. Jujur sebagai IRT yang seharian pegang urusan dapur dan cucian, pas ada waktu luang ya maunya rebahan sambil scrolling medsos buat healing tipis-tipis. Berat banget rasanya harus pura-pura baca buku tebal demi dilihat anak.”

Mengenalkan kebiasaan membaca pada anak sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi kita para orang tua muda. Di tengah derasnya paparan gawai dan beragam hiburan digital, mengajak Si Kecil untuk duduk tenang menikmati lembar demi lembar cerita membutuhkan kesabaran ekstra. Banyak dari kita yang sering kali bertanya-tanya: bagaimana cara menciptakan suasana baca yang menyenangkan tanpa paksaan maupun drama?

Menyambut Hari Literasi Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 September, mari kita belajar bersama dari pengalaman nyata komunitas ibu muda. Berbagai insight hangat telah dirangkum untuk membagikan praktik sederhana yang berhasil diterapkan di rumah masing-masing. Langkah-langkah ini terbukti membantu Si Kecil membangun rasa cinta terhadap buku secara alami dan bertahap.

Baca juga: Serunya Mini Cooking Class di Rumah: Ajak Anak Masak Camilan Sehat Bersama sebagai Family Bonding

Mengapa Keterlibatan di Rumah Sangat Menentukan?

Menumbuhkan minat baca pada anak sebenarnya bukan tentang seberapa mahal buku yang kita beli atau seberapa sempurna kita menirukan suara karakter cerita. Kuncinya terletak pada bagaimana suasana di rumah dibangun setiap harinya. Sekolah mungkin mengajarkan cara mengeja dan membaca kata, namun rumah-lah yang menumbuhkan rasa cinta terhadap cerita itu sendiri. 

Kebiasaan membaca tidak serta-merta tumbuh begitu saja saat anak mulai masuk sekolah. Lingkungan rumah dan interaksi harian bersama Bunda adalah fondasi utamanya. Ketika membaca disajikan sebagai momen bonding yang hangat dan bebas dari tekanan, Si Kecil akan melihat buku sebagai sumber kegembiraan, bukan sekadar tugas belajar yang membosankan.

Baca juga: 7 Dongeng Indonesia Terkenal yang Bisa Menjadi Inspirasi untuk Si Kecil

Insight Komunitas: 7 Langkah Praktis Menumbuhkan Minat Baca Si Kecil

cara menumbuhkan minat baca anak - sharing ibu muda soal minat baca anak

Perjuangan mengenalkan buku pada anak memang membutuhkan kesabaran ekstra dan fleksibilitas. Daripada harus terus berperang batin setiap hari, yuk simak bagaimana para Bunda di komunitas menyikapi tantangan ini lewat langkah-langkah nyata yang menyenangkan bagi anak maupun orang tua. 

Berikut adalah kumpulan cerita dan strategi nyata dari para Bunda di komunitas yang bisa langsung diterapkan di rumah:

1. Mulailah dari Hal yang Disukai Si Kecil

Bunda tidak perlu memaksakan buku bacaan yang terasa berat di awal. Coba amati apa yang paling menarik perhatian Si Kecil saat ini—apakah kendaraan, hewan, atau cerita fabel lucu. Memulai dari topik kegemaran mereka akan membangkitkan rasa ingin tahu Si Kecil secara otomatis.

2. Jadikan Rutinitas Membaca Nyaring (Read Aloud) Sebagai Momen Bonding

Banyak Bunda membagikan kisah sukses lewat metode Read Aloud sebelum tidur. Pilih buku cerita bergambar, lalu bacakan dengan intonasi yang hidup dan penuh ekspresi. Suara hangat Bunda saat membacakan cerita akan menciptakan asosiasi positif antara buku dan rasa aman.

3. Sediakan Pojok Baca yang Ramah dan Mudah Dijangkau

Membuat sudut baca tidak harus membutuhkan ruangan yang luas. Bunda cukup menata beberapa buku favorit Si Kecil di rak terbuka yang tingginya sejajar dengan jangkauan tangan mereka. Ketika buku mudah dilihat dan diambil kapan saja, Si Kecil akan lebih sering memegang buku secara mandiri.

Baca juga: 7 Cara Membuat Sudut Baca Nyaman di Rumah! Ciptakan Reading Nook Aesthetic yang Bikin Betah

4. Batasi Screen Time dan Berikan Teladan Nyata

Anak adalah peniru yang sangat ulung. Pengalaman dari komunitas menunjukkan bahwa Si Kecil lebih mudah menyukai buku ketika melihat orang tuanya juga terbiasa membaca. Membatasi penggunaan gawai pada jam-jam tertentu dan menggantinya dengan aktivitas membaca bersama di ruang keluarga terbukti sangat efektif.

5. Ajak Si Kecil Memilih Bukunya Sendiri

Beri kebebasan kepada Si Kecil saat berkunjung ke toko buku atau perpustakaan. Biarkan mereka memilih sendiri buku yang menarik perhatiannya, baik dari warna maupun gambar sampul. Rasa memiliki terhadap buku pilihan sendiri akan meningkatkan antusiasme mereka saat mendengarkan cerita.

6. Libatkan Interaksi Aktif Saat Membaca

Hindari membaca secara satu arah. Di sela-sela cerita, ajukan pertanyaan sederhana yang memicu imajinasi Si Kecil, seperti “Menurutmu, apa yang akan terjadi selanjutnya?” atau “Mengapa karakternya tersenyum?”. Cara ini membuat kegiatan membaca terasa seperti permainan interaktif yang seru.

7. Apresiasi Setiap Proses Tanpa Target Kaku

Proses menumbuhkan minat baca membutuhkan waktu dan konsistensi. Jangan pernah mengukur keberhasilan dari seberapa banyak halaman yang selesai dibaca. Apresiasi rasa penasaran Si Kecil, meskipun mereka hanya ingin melihat-lihat gambar atau membalik halaman secara acak.

Baca juga: Buku vs Reels: Strategi Mindful Cara Menumbuhkan Minat Baca Anak Remaja yang Hobi Gadget

Bunda ingin Si Kecil semakin semangat membaca dan belajar sambil menikmati camilan bernutrisi yang aman? Dapatkan berbagai produk pilihan terbaik Unifam untuk menemani momen santai keluarga di rumah.

Belanja praktis, dijamin asli, dan lebih tenang langsung melalui Official Store kami:

Menjadikan Buku Teman Setia Si Kecil Setiap Hari

Menumbuhkan minat baca pada anak adalah perjalanan panjang yang penuh dengan momen berharga. Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan teladan, serta menghadirkan suasana membaca yang menyenangkan, Bunda sedang membuka jendela dunia yang luas bagi masa depan Si Kecil. Selamat mencoba langkah-langkah di atas dan nikmati setiap proses bonding bersama buah hati di rumah!

Bunda bisa temukan artikel parenting bermanfaat lainnya dan juga sharing bersama bunda muda lainnya di Instagram @Unifam.id. Dan pastinya, jangan lupa belanja produk-produk Unifam hanya di Toko Official Unifam di Shopee dan Tokopedia agar lebih aman dan terjamin asli!

Berita Terpopuler


Berita Terbaru


Bagikan Artikel