Artikel

Magic of Read Aloud (Membaca Dengan Nyaring): Rahasia Si Kecil Jago Ngomong dan Makin Dekat dengan Bunda Lewat Dongeng

Post pada 26 Jan 2026

Halo Bunda hebat! Pernahkah Bunda membayangkan, hanya dengan meluangkan waktu 10 hingga 15 menit setiap hari untuk membacakan buku dengan suara nyaring, Bunda sedang membuka jendela dunia yang luar biasa bagi Si Kecil? Menyambut World Read Aloud Day yang jatuh pada tanggal 4 Februari nanti, yuk kita bahas sebuah “sihir” sederhana namun dampaknya luar biasa bagi tumbuh kembang anak: Read Aloud atau membaca nyaring.

Mungkin Bunda sering bertanya-tanya, “Gimana ya cara efektif mengajarkan kosakata baru supaya Si Kecil nggak cuma jago meniru, tapi juga paham maknanya?” Jawabannya bukan dengan memaksa mereka menghafal kamus, Bun, melainkan melalui petualangan seru di dalam buku cerita. Membacakan buku dengan suara nyaring bukan sekadar kegiatan sebelum tidur, tapi merupakan investasi emosional dan intelektual yang akan membekas seumur hidup.

Baca juga: 9 Cara Jitu Menumbuhkan Minat Baca Anak Sejak Dini

Apa Itu Magic of Read Aloud?

apa itu read aloud day dan bagaimana caranya

Bunda, Read Aloud adalah metode membacakan buku kepada Si Kecil dengan suara yang jelas, intonasi yang ekspresif, dan penuh perasaan. Mengapa disebut “Magic”? Karena saat Bunda membaca, terjadi sinkronisasi antara pendengaran, penglihatan (melihat gambar di buku), dan imajinasi Si Kecil.

Menurut berbagai riset pendidikan, membacakan buku nyaring adalah cara paling efektif dalam mengajarkan kosakata karena anak mendengar kata-kata tersebut dalam sebuah konteks atau cerita, bukan kata yang berdiri sendiri. Ini membantu otak mereka menyerap informasi lebih cepat dan menyimpannya di memori jangka panjang.

Keajaiban Read Aloud dalam Mengajarkan Kosakata pada Anak

Tahukah Bunda? Anak yang sering dibacakan buku sejak dini memiliki tabungan kata yang jauh lebih banyak dibandingkan anak yang jarang terpapar buku. Inilah mengapa Read Aloud sangat ampuh dalam mengajarkan kosakata:

  • Mengenalkan Kata Langka: Di percakapan sehari-hari, kita cenderung memakai kata yang itu-itu saja. Di dalam buku, Si Kecil bisa menemukan kata seperti “berpetualang”, “megah”, atau “setia” yang jarang muncul saat kita sedang makan atau mandi.
  • Belajar Lewat Konteks: Si Kecil belajar makna kata dari gambar dan alur cerita. Misalnya, saat Bunda membaca kata “dingin” sambil memperlihatkan gambar salju, Si Kecil langsung mengerti konsepnya tanpa perlu penjelasan panjang lebar.
  • Dengan mendengar suara Bunda yang jelas, Si Kecil belajar bagaimana cara mengucapkan kata-kata sulit dengan benar. Ini juga dapat membantu mencegah speech delay pada anak
  • Meningkatkan Pemahaman (Literasi): Selain tahu banyak kata, Si Kecil juga belajar bagaimana merangkai kata-kata tersebut menjadi kalimat yang baik.

Bonding Emosional: Lebih dari Sekadar Membaca

Bukan cuma soal kecerdasan, Bunda. Read Aloud adalah momen emas untuk membangun bonding atau ikatan emosional antara Bunda dan Si Kecil. Saat Bunda memangku Si Kecil sambil membaca, ia merasa aman, dicintai, dan dihargai.

Dalam momen ini, hormon oksitosin (hormon kasih sayang) dilepaskan baik di tubuh Bunda maupun Si Kecil. Kehangatan suara Bunda menjadi pelipur lara saat ia sedang rewel dan menjadi penguat rasa percaya dirinya. Membaca bersama menciptakan memori indah yang akan ia kenang hingga dewasa nanti: “Dulu, Bunda selalu membacakan cerita seru untukku.”

Baca juga: 12 Rekomendasi Buku Anak Sesuai Usia

Tips Memulai Read Aloud yang Seru di Rumah

tips mengenalkan kosakata pada anak dengan read aloud

 

Bingung mau mulai dari mana? Jangan khawatir, Bun! Berikut adalah langkah-langkah praktis agar sesi membaca jadi momen yang paling ditunggu-tunggu:

Pilih Buku yang Sesuai Usia

Untuk bayi, pilih buku bantal atau board book dengan gambar besar. Untuk anak yang lebih besar, pilih cerita dengan alur yang menarik.

Gunakan Suara yang Ekspresif

Jangan datar ya, Bun! Ubah suara Bunda saat menjadi raksasa yang besar atau menjadi semut yang kecil. Ini akan membuat Si Kecil terpingkal-pingkal dan sangat antusias.

Ajak Si Kecil Berinteraksi

Jangan cuma satu arah. Tanya padanya, “Wah, menurut kamu, si kancil mau lari ke mana ya?” atau “Coba tunjuk mana yang warna merah?”

Buat Jadwal Rutin

Konsistensi adalah kunci. Bisa sebelum tidur, setelah mandi sore, atau saat santai di akhir pekan.

Ciptakan Pojok Baca yang Nyaman

Sediakan bantal empuk dan pencahayaan yang cukup agar Si Kecil merasa betah berlama-lama dengan bukunya.

Baca juga: 7 Dongeng Indonesia Terkenal yang Bisa Menjadi Inspirasi untuk Si Kecil

Mengatasi Tantangan: Jika Si Kecil Sulit Fokus

Seringkali Si Kecil baru baca dua halaman sudah mau lari atau malah merebut bukunya? Tenang, Bunda, itu sangat wajar! Namanya juga anak-anak, rasa ingin tahunya besar tapi durasi fokusnya pendek.

Bunda tidak harus menyelesaikan satu buku dalam sekali duduk kok. Ikuti minat Si Kecil. Kalau dia lebih suka melihat gambar kucing di halaman tengah, eksplorasi saja bagian itu lebih lama. Tujuan utamanya adalah membuat dia merasa bahwa buku itu menyenangkan, bukan sebuah beban atau tugas sekolah. Dengan suasana yang rileks, proses mengajarkan kosakata akan mengalir secara alami.

Manfaat Jangka Panjang bagi Masa Depan Si Kecil

Bunda, investasi waktu hari ini akan membuahkan hasil manis di masa depan. Anak-anak yang tumbuh dengan budaya literasi yang kuat biasanya:

  1. Memiliki kemampuan akademik yang lebih baik di sekolah.
  2. Lebih percaya diri saat berbicara di depan umum.
  3. Memiliki rasa empati yang tinggi karena sering “masuk” ke dalam perasaan tokoh-tokoh di buku.
  4. Mampu berpikir kritis dan logis dalam memecahkan masalah.

Rayakan Setiap Kata, Rayakan Setiap Momen

Membacakan buku dengan suara nyaring adalah tindakan cinta yang paling sederhana namun paling berpengaruh. Lewat metode Read Aloud, Bunda tidak hanya sedang mengajarkan kosakata dan melatih otaknya, tapi juga sedang mengisi tangki cintanya hingga penuh.

Di momen World Read Aloud Day – 4 Februari  nanti, mari kita buka kembali buku-buku cerita di rak, ajak Si Kecil duduk di pangkuan, dan mulailah berpetualang. Karena pada akhirnya, bukan seberapa banyak buku yang selesai dibaca, tapi seberapa banyak tawa dan kedekatan yang tercipta di antara Bunda dan Si Kecil.

Bunda bisa temukan artikel parenting lainnya di Instagram @Unifam.id Dan pastinya, jangan lupa belanja produk-produk Unifam hanya di Toko Official Unifam di Shopee dan Tokopedia biar lebih aman dan pasti asli!

Berita Terpopuler


Berita Terbaru


Bagikan Artikel