Artikel

Ini Contoh Aktivitas Keseruan Berkebun yang Sesuai Usia Anak

Post pada 22 Jul 2022

Ajak anak berkebun? Kenapa tidak! Berkebun merupakan aktivitas luar ruang yang merangsang ketrampilan anak sambil bermain. Yup, sambil bermain. Jangan lupakan tambahan bermainnya mengingat masa kanak-kanak adalah masanya bermain.

Bermain adalah aktivitas alami untuk anak dalam proses tumbuh kembang. Satu hal lagi, bermain juga salah satu faktor merangsang kreativitas anak. Dan, berkebun dapat menjadi pilihan yang menarik untuk anak.

Selain menyenangkan, berkebun juga memiliki segudang pembelajaran bagi anak. Mulai dari mendidik anak bertanggung jawab, percaya diri, cinta lingkungan, olah fisik, kreativitas, dan belajar aneka dan sifat tanaman.

Sekarang tinggal menyesuaikan saja aktivitas berkebun dengan rentang usia buah hati. Makin belia anak, maka aktivitas berkebunnya pasti berbeda dengan anak dengan usia lebih besar. Lebih lengkapnya simak di bawah ini yuk.

–   Usia balita

Mengedepankan aspek bermainnya saat berkebun ketika anak masih berusia balita. Misalnya mencabuti rumput liar, menangkap serangga, atau mencium perbedaan aroma bunga. Bisa juga merangsang imajinasinya dengan membuat gambar dengan menempelkan aneka daun.

–   Usia sekolah dasar

Di usia ini, anak sudah punya kemampuan lebih baik sehingga aktivitas berkebun dioptimalkan sebagai media pembelajaran. Misalnya mulai memelihara tanaman dari bibit sampai tumbuh tunas dan dewasa. Dia akan belajar siklus tumbuh kembang tanaman secara nyata saat berkebun.

–   Usia Pra remaja

Barang tentu di usia ini anak perlu tantangan lebih dalam berkebun. Misalnya dengan memberi tantangan sebuah proyek menanam tanaman hias yang lagi ngetren. Proses mulai dari propagasi, menyiapkan media tanam yang sesuai habitat tanaman, sampai pemilihan pupuk yang tepat.

Bila perlu ajak teman-temannya berkolaborasi mengerjakan proyek berkebun sehingga aktivitas bakal makin seru.

Singkatnya, berkebun merupakan aktivitas bermain dan bersenang-senang tapi tetap mengandung pengetahuan baru. Meski begitu, tetap informasikan ke anak soal do and don’t saat berkebun.

Misalnya saja menggunakan alas kaki, sarung tangan untuk menghindari risiko iritasi di kulit, dan menjelaskan kandungan pupuk kimia.

Terakhir, jangan lupa siapkan Pino Es Serut Buah. Aktivitas luar ruang pasti menguras energi dan melelahkan. Kesegaran Pino Es Serut Buah yang dibekukan terlebih dulu akan mempercepat anak pulih dari rasa Lelah dan bersemangat lagi melanjutkan aktivitas berkebun.

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO IndonesiaTokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM

Berita Terpopuler


Berita Terbaru


Bagikan Artikel