Artikel

Larang Anak Jajan Nggak Mungkin, Opsinya Siapkan Rambu-rambunya

Post pada 12 Des 2022

Anak suka jajan itu normal. Apalagi di luar sana begitu banyak aneka jajanan yang menarik perhatian mereka. Mulai dari rasa, bentuk, sampai kemasan. Sayang, tak semua jajanan di luar rumah itu mengandung nutrisi yang dibutuhkan anak. Belum lagi tak semua jajanan itu menyehatkan.

Meski banyak orang tua menyadari tak semua jajanan di luar rumah sehat, faktanya banyak orangtua yang kurang mengawasi aktivitas jajan anak-anak. ini bukan sekadar klaim tapi berangkat dari survei aplikasi reservasi dan restoran berlabel Qraved.

Dalam survei itu terungkap 56 persen orang tua membebaskan anak-anak jajan apapun yang diinginkan. Kebebasan ini diberikan lantaran orangtua sangat sibuk dengan pekerjaan. Kesukaan anak jajan makin besar lantaran orang tua juga royal dalam memberikan uang saku.

Uang saku untuk jajan itu kebanyakan dihabiskan anak-anak untuk jajan panganan yang kurang sehat. Alhasil, sekitar 45 persen anak-anak jatuh sakit minimal tiga kali dalam setahun. Hanya 10 persen orangtua saja yang mengaku anaknya tidak jatuh sakit sepanjang tahun.

Meski begitu, melarang anak jajan juga bukan solusi. Termasuk di sini adalah mengurangi uang saku. Mereka bakal protes keras. Di saat bersamaan, bunda mungkin juga kesulitan mengontrol jenis jajanan yang tepat bagi anak.

Daripada adu argumen dengan si kecil, ada baiknya bunda mengajak diskusi seputar jajanan yang sehat. Tentu saja isi diskusi tak perlu rumit-rumit. Ingat ya bunda, mereka masih anak-anak. Jadinya, bunda yang pandai-pandai menyesuaikan dengan wawasan si kecil yang masih terbatas.

Langkah paling mudah adalah menerangkan rambu-rambu yang dapat dipahami si kecil secara langsung. Rambu-rambu ini yang mesti disepakati saat si kecil ingin jajan di luar rumah. Berikut rambu-rambu yang dapat bunda jelaskan kepadanya.

1. Utamakan jajan di lokasi bersih

Bunda dapat mengizinkan anak jajan sepanjang di tempat atau lingkungan yang bersih. Misalnya jauh dari saluran pembuangan air, pinggir jalan, tempat sampah, dan lain-lain. Berikan alasan dengan sederhana kenapa itu penting diperhatikan.

2. Waspadai jajanan yang bahayakan kesehatan

Anak harus memahami sejak dini bila di luar sana ada jajanan yang membahayakan kesehatan. Bunda dapat menerangkan ciri-ciri khas jajanan yang perlu dijauhi. Sebut saja mengandung zat pewarna, mengandung pemanis buatan, ada zat pengawet, dan cenderung berharga murah.

Jelaskan kepada si kecil dampak buruk mengkonsumsi jajanan tersebut bagi kesehatan. Bila perlu bunda memberi contoh nyata sebagai referensinya seperti pemberitaan media massa maupun daftar hitam jajanan yang dilarang pemerintah.

3. Pilih jajanan yang diproduksi produsen terpercaya

Sampaikan pada si kecil, bunda tidak melarang jajan. Meski begitu, bunda memberi arahan untuk jajan pada produk yang diproduksi pabrikan yang sudah dikenal luas akan mutu dan kualitas produknya. Ada baiknya bunda memberikan contoh produk yang aman dikonsumsi anak itu secara langsung kepadanya.

Misalnya jajan Pino Es Serut Buah yang diproduksi PT United Family Food. Produk ini yang nikmat disaji dalam kondisi dingin ini bebas dari kandungan zat pengawet maupun gula buatan. Selain itu dalam kemasannya juga tercantum bahan baku yang jelas dan mudah dipahami konsumen.

Oh iya, rambu-rambu yang penting diperhatikan saat anak jajan ini harus disampaikan terus-menerus. Artinya, rambu-rambu ini bukanlah sekadar informasi sambil lalu saja. Kemudian yang tak kalah penting, bunda harus pula membekali diri dengan pengetahuan dan informasi yang tepat seputar jajanan anak yang sedang ngetren belakangan ini.

Jangan lupa untuk mengunjungi Instagram PINO Indonesia, Tokopedia & Shopee UNIFAM Official Store untuk mendapatkan promo terbaik dari produk-produk UNIFAM.

 

Bagikan Artikel