Artikel

Cara Mudah Latih Skill Public Speaking, Mulailah dari Instagram Story    

Post pada 30 Jun 2021

Sebagai makhluk sosial manusia senantiasa ingin berhubungan dengan yang lainnya. Ia ingin mengetahui lingkungan sekitarnya, bahkan ingin mengetahui apa yang terjadi dalam dirinya.

Rasa ingin tahu ini mendorong seseorang perlu berkomunikasi. Namun masih banyak orang tak memahami cara berkomunikasi di publik atau public speaking.

Situasi ini menjadi tema menarik yang dibahas dalam Unifam Instagram Live Sharing Session dengan tema Public Speaking dan Personal Branding.

News Presenter, CNN Indonesia, Daniar Achri mengatakan sebagian orang sulit mengutarakan pendapat dan gagasan lantaran lemahnya kemampuan public speaking. Terlebih dalam berkomunikasi banyak hambatan (noise) baik secara teknis maupun non teknis.

“Menjadi public speaker yang baik akan menunjang karier kita ke depan. Untuk itu perlu kita melatih kemampuan public speaking,” kata Daniar dalam Unifam Instagram Live Sharing Session dengan tema Public Speaking dan Personal Branding.

Daniar menambahkan  setiap orang pasti pernah mengalami kecemasan dalam melakukan public speaking. Ia pun membagikan beberapa tips agar seseorang mampu menjadi public speaker yang handal.

“Sebanyak 70% energi kita perlu disalurkan dalam persiapan mental agar berhasil melakukan public speaking,” jelasnya.

Kunci dari public speaking selanjutnya adalah bagaimana kita bisa membangun kepercayaan diri dan menguasai materi yang akan disampaikan. Kepercayaan diri tersebut tentunya perlu dengan berlatih topik yang akan dibahas.

Menguasai hal-hal yang akan disampaikan dengan berlatih materi, membayangkan sesuatu yang menyenangkan untuk menjadikan public speaking tersebut menjadi fokus dan rileks. “Sebanyak 20% kita perhatikan konteks dan sisanya kuasai teknik public speaking,” jelasnya.

Cukup mudah untuk mempelajarinya. Misal dengan latihan membuat Video Blogging (Vlog) atau membuat konten Instagram Story. Selain itu berlatih membaca berita secara lisan akan memperlancar artikulasi berbicara.

Personal Branding

Saat digital berubah dan karier berkembang, begitu pula dengan personal branding.  Personal branding berkaitan dengan reputasi diri dan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai atau value diri. Pentingnya membangun kesan pertama ketika bertemu orang lain adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan personal branding.

Daniar menambahkan ada tiga komponen utama dalam personal branding. Pertama, kemampuan dan potensi dari diri masing-masing. Perlihatkan kompetensi diri dengan jujur.  “Tidak perlu meniru gaya orang lain dan jadilah diri sendiri,” jelasnya.

Kedua, behaviour atau sikap kita. Sikap kita harus menunjukkan kesan positif agar lawan bicara bisa respek dengan kita.

Ketiga, nilai atau value. Tiap orang punya nilai keunggulan masing-masing. Maka dari itu, nilai-nilai positif dalam diri harus pula dinampakkan dalam personal branding.

Personal branding lebih dari sekadar persona online. Personal branding yakni bisa membawa diri Anda sendiri di rumah, di kantor, dan bahkan dalam perjalanan harian Anda. “Personal branding tidak menuntut kesempurnaan. Tapi Anda bisa mengasahnya dari hari ke hari,” tambahnya.

Berita Terpopuler


Berita Terbaru


Bagikan Artikel