Artikel

Cara Mudah Kenali Permen yang Aman Dikonsumsi Buah Hati

Post pada 12 Sep 2023

Permen memang panganan favorit anak-anak. Satu saja alasannya, manis! Kodratnya pula, anak-anak cenderung menyukai panganan yang manis. Lagi pula, anak yang mengkonsumsi permen tidak selalu berefek negatif. Bahkan beberapa permen terbuat dari bahan baku bernutrisi seperti susu, kacang, gula merah, yang semuanya bisa menambah asupan gizi.

Meski begitu, masih pro dan kontra soal usia tepat anak mengenal permen. Ada yang menyebut boleh diberi permen saat berusia dua tahun, ada pula yang di atas usia itu. Selain itu, rata-rata balita kenal permen bukan dari bunda, melainkan dari iklan maupun saat diajak ke supermarket. Pasti dia diam-diam melirik permen yang dikemas semenarik mungkin.

Sejatinya, tidak masalah bunda mengenalkan buah hati pada permen. Cuma ada catatannya nih, yakni pemberiannya dikelola dengan baik. Selain itu, apa bunda tega melarang anak menikmati permen?

BACA JUGA: Topik Seru Deep Talk agar Anak Lengket sama Bunda

Nah yang dimaksud dengan mengelola anak makan permen tidak sebatas frekuensinya saja tapi juga jenis dan pilihan produknya. Misalnya yang utama adalah zat pewarna harus berasal dari pewarna makanan.

Poin lain yang penting adalah terbuat dari gula murni alias bukan gula buatan seperti sakarin dan siklamat. Berikutnya adalah tidak berformalin dan merupakan produk yang berasal dari produsen yang sudah terkenal reputasinya.

Jangan lupakan juga permen itu harus dikemas dengan baik dan higienis. Perhatikan juga kemasannya karena harus tercantum kandungan, kode produksi, izin BPOM, dan tanggal kadaluarsa.

Contohnya adalah Permen Susu Milkita yang sudah memenuhi semua unsur itu. Lagi pula Permen Susu Milkita yang merupakan produk dari PT United Family Food yang memiliki reputasi sebagai produsen permen.

Di samping itu, Permen Susu Milkita adalah permen Susu pertama dengan perpaduan tekstur crunchy (renyah) di luar dan chewy (kenyal) di dalam dan dibuat dengan Susu Asli dari New Zealand.

Permen yang Aman bagi Balita

Hal lain yang perlu bunda perhatikan saat memilih permen adalah jenisnya. Lebih baik disarankan permen untuk balita seperti permen kunyah atau chewy yang gampang dimakan dan dikunyah.

Sebaiknya bunda menghindari memberi permen yang keras bila buah hati belum mampu terlatih dalam mengontrol kemampuan menelan. Tujuannya agar tidak mudah tersedak. Selain itu juga hindari memberi permen karet maupun permen yang pedas.

BACA: Biar Bunda Nyaman, Dorong Anak Terapkan Kebiasaan Baca Label Kemasan

Oh ya, hindari juga memberikan permen yang dikemas seperti berbentuk rokok. Studi dari peneliti University of Rochester, Amerika Serikat, mengungkapkan permen rokok yang sudah dikenal sejak dini akan memicu kebiasaan merokok saat dewasa kelak.

Bunda sebaiknya juga mengajarkan anak cara memakan permen yang benar. Misalnya permeh diisap perlahan-lahan atau diemut. Hindari anak makan permen dengan cara langsung digigit. Berikutnya adalah jangan memainkan permen keluar masuk mulut dan bila jatuh harus segera dibuang. Biasakan setelah makan permen minum air mineral. Tak kalah penting adalah soal waktu. Sebaiknya tidak memberikan permen sebelum makan agar tidak merusak nafsu makan.

Kunjungi di lapak official Unifam untuk mendapatkan Permen Susu Milkita Bites  di Shopee dan Tokopedia 

 

 

 

 

Bagikan Artikel