Artikel

Memantau Pertumbuhan si Kecil dengan Mengenali Tahapan Tumbuh Kembang Anak yang Ideal Berikut!

Post pada 19 Jun 2024

Bunda, tumbuh kembang anak adalah proses perubahan fisik, mental, dan emosional yang terjadi secara berkesinambungan sejak masa prenatal hingga remaja. Setiap anak memiliki pola dan kecepatan tumbuh kembang yang berbeda-beda. namun ada beberapa tonggak pencapaian umum yang dapat menjadi panduan bagi orang tua seperti Bunda dan Ayah untuk memantau perkembangan si Kecil.

Bunda dan Ayah, sebagai orangtua, perlu memahami tahap tumbuh kembang anak sebagai sebagai bagian dari pola pengasuhan anak. Seiring dengan proses pertumbuhan dan perkembangan anak, si Kecil akan menghadapi tantangan secara emosional maupun fisik. Karena itu orang tua perlu memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Di antaranya :

  1. Genetik, 
  2. Jenis Kelamin, 
  3. Nutrisi, 
  4. Aktivitas Fisik,
  5. Masalah Kesehatan,
  6.  Lingkungan, 
  7. Hormon. 

Perkembangan keterampilan anak terjadi sangat cepat pada setahun pertama usianya. Orang tua mungkin sulit melacak proses tumbuh kembangnya pada periode ini. 

Tapi Bunda tidak perlu khawatir, seiring dengan bertambahnya usia, tonggak tumbuh kembang mereka makin mudah dinilai kok, kita hanya perlu memahaminya dengan sabar.

Baca juga: Anak Kurus Bukan Berarti Kekurangan Gizi!

Pentingnya Memantau Tumbuh Kembang Anak

Memantau tumbuh kembang anak sangat penting untuk memastikan bahwa mereka berkembang dengan optimal. Orang tua dapat memantau tumbuh kembang anaknya dengan:

  • Mencatat berat badan dan tinggi badan anak secara berkala
  • Membawa anak ke dokter anak untuk pemeriksaan kesehatan rutin
  • Mengamati perkembangan kemampuan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak
  • Berkonsultasi dengan dokter anak jika ada yang dikhawatirkan tentang perkembangan anak

tahapan tumbuh kembang anak yang ideal

Tips Menunjang Tumbuh Kembang Anak

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk menunjang tumbuh kembang anaknya, antara lain:

  1. Memberikan makanan yang bergizi dan seimbang
  2. Memastikan anak cukup tidur
  3. Memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan usia anak
  4. Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak
  5. Memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada anak

Setelah mengetahui pentingnya memantau proses tumbuh kembang anak, bunda bisa mencocokan kondisi si kecil dengan tahapan tumbuh kembang anak yang ideal menurut para ahli.

Tumbuh dan kembang anak tidak hanya mencakup perubahan fisik yang terjadi sejak masa bayi hingga remaja, tapi juga perubahan emosi, kepribadian, perilaku, pemikiran, dan bicara. Perkembangan anak sejalan dengan pemahaman dan interaksi mereka terhadap dunia di sekitarnya. 

Keterampilan seperti tersenyum, merangkak, atau berjalan untuk pertama kalinya disebut sebagai tonggak tumbuh kembang anak atau developmental milestones. Orang tua perlu mencatat dan memahami tonggak ini untuk memastikan perkembangan anak yang optimal.

Baca juga: Ciri-ciri Autisme pada Bayi yang Perlu Diketahui Orangtua sejak Dini

Anak mencapai tonggak tumbuh kembangnya ketika bermain, belajar, berbicara, berbuat sesuatu, hingga bergerak seiring dengan pertambahan usianya. Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan kecepatan masing-masing. Dengan mencatat tonggak tumbuh kembang anak, orang tua bisa memahami perubahan pada anak dan siap mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di kemudian hari terkait dengan perkembangan buah hati.

Tahapan Tumbuh Kembang Anak yang Ideal

infografis tahapan perkembangan anak yang ideal
Source: Indonesiabaik.id

Berikut adalah tahapan tumbuh kembang anak yang ideal:

Masa Prenatal (0-8 minggu)

Pada masa ini, janin sedang dalam tahap pembentukan organ-organ tubuh. Pertumbuhan dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibu hamil. Nutrisi yang cukup, istirahat yang cukup, dan menghindari paparan zat berbahaya sangat penting untuk menunjang perkembangan janin yang optimal.

Masa Fetus (9 minggu-lahir)

Pada masa ini, organ-organ tubuh janin sudah terbentuk dan mulai berfungsi. Pertumbuhan dan perkembangannya semakin pesat. Otak janin juga berkembang pesat dan mulai mampu merespon rangsangan dari luar.

Masa Bayi (0-1 tahun)

Pada masa ini, perkembangan anak sangat pesat, terutama dalam aspek fisik dan motorik. Bayi mulai belajar mengangkat kepala, tengkurap, duduk, merangkak, dan berjalan. Kemampuan berbicaranya juga mulai berkembang, dari mengucapkan kata-kata tunggal hingga kalimat sederhana.

Baca juga: Kenali Tanda Keterlambatan Bicara pada Anak

Masa Balita (1-3 tahun)

Pada masa ini, anak semakin aktif dan mandiri. Kemampuan motorik kasar dan halus semakin berkembang. Anak mulai belajar makan, minum, dan berpakaian sendiri. Kemampuan berbicaranya juga semakin berkembang, dan anak mulai mampu memahami dan menggunakan kalimat yang lebih kompleks.

tanda perkembangan anak yang ideal

Masa Prasekolah (3-6 tahun)

Pada masa ini, anak mulai menunjukkan tanda-tanda siap sekolah. Kemampuan kognitifnya semakin berkembang, dan anak mulai belajar membaca, menulis, dan berhitung. Kemampuan sosial dan emosionalnya juga berkembang, dan anak mulai belajar berinteraksi dengan orang lain dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Masa Sekolah (6-12 tahun)

Pada masa ini, anak memasuki usia sekolah dasar. Kemampuan kognitif, sosial, dan emosionalnya terus berkembang. Anak belajar berbagai macam mata pelajaran, dan mulai mengembangkan minat dan bakatnya.

Baca juga: Rekomendasi Akun Parenting di Social Media – Belajar dari Mereka Yuk

Masa Remaja (12-18 tahun)

Pada masa ini, anak mengalami perubahan fisik dan emosional yang pesat. Mereka mulai memasuki masa pubertas, dan mulai memiliki rasa identitas diri. Kemampuan kognitifnya juga terus berkembang, dan mereka mulai berpikir abstrak dan kritis.

Itu dia tahapan tumbuh kembang anak yang ideal yang dapat membantu Bunda dan Ayah dalam mengasuh si Kecil. Ada baiknya, untuk lebih memahami proses tumbuh kembang anak yang optimal, Bunda dan Ayah bisa meminta bantuan dokter anak. Dokter dapat memberikan panduan mengenai tahap tumbuh kembang anak sekaligus menyampaikan apa yang perlu dilakukan orang tua demi memastikan kelancaran proses itu.

Berita Terpopuler


Bagikan Artikel