Artikel

Kenali 9 Jenis Kecerdasan Si Buah Hati: Panduan Memahami dan Mengembangkannya

Post pada 05 Jun 2024

Pernahkah Bunda terpana melihat kecerdasan Si Kecil yang begitu beragam? Layaknya sembilan berlian dengan kilau yang khas, kecerdasan ini hadir dalam berbagai bentuk, mewarnai potensi dan bakat mereka. Faktor genetik dan lingkungan turut memainkan peran penting dalam membentuk kecerdasan unik Si Kecil.

Penasaran, apa saja jenis-jenis kecerdasan yang dimiliki Si kecil? Yuk, Bunda, kita jelajahi sembilan kecerdasan ajaib ini dan temukan cara terbaik untuk mengasahnya!

9 Kecerdasan Anak Horward Gardner dan Cara Mengembangkannya

Multiple Intelligence atau konsep kecerdasan majemuk merupakan teori yang dikenalkan Howard Gardner, seorang psikologi Harvard. Teori ini memunculkan pandangan lain tentang kecerdasan yang dianggap potensi yang dimiliki seseorang sejak lahir, dapat diukur serta kapasitasnya bersifat statis (tidak dapat diubah).

9 jenis kecerdasan anak howard gardner dan cara mengembangkannya

Teori Multiple Intelligence Howard Gardner menunjukan bahwa psikometri tradisional tentang kecerdasan bersifat terbatas. Howard Gardner menyampaikan teori Multiple Intelligence pertama kali pada 1983 silam melalui bukunya bertajuk Frames of Mind: Theory of Multiple Intelligences.

1. Kecerdasan Verbal-Linguistik: Si Penyihir Kata

Pernahkah Si Kecil menunjukkan bakat luar biasa dalam bermain kata-kata, Bunda? Suka bercerita dengan imajinasi yang menggebu-gebu, atau dengan mudah menghafal lagu dan puisi? Jika ya, Si Kecil mungkin memiliki kecerdasan verbal-linguistik yang tinggi!

Kecerdasan ini bagaikan tongkat ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia bahasa dengan penuh antusiasme. Mereka senang berbicara, pandai bercerita, mudah menghafal, dan memiliki kemampuan linguistik yang mumpuni.

Bunda dapat mengasah kecerdasan verbal-linguistik Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Bacakan buku cerita: Ciptakan momen indah dengan membacakan buku cerita favorit Si Kecil. Ceritakan dengan intonasi yang menarik dan ajak mereka berdiskusi tentang isi cerita.
  • Ajak berdiskusi: Berikan kesempatan kepada Si Kecil untuk mengungkapkan pendapat dan idenya. Gunakan pertanyaan terbuka untuk mendorong mereka berpikir kritis dan kreatif.
  • Ciptakan permainan kata: Bermain tebak-tebakan, teka-teki silang, atau permainan kata lainnya dapat melatih kemampuan linguistik dan berpikir kritis Si Kecil.
  • Dorong untuk menulis cerita atau puisi: Ajak Si Kecil untuk menuangkan imajinasinya melalui tulisan. Berikan pujian dan dorongan atas setiap karyanya.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan verbal-linguistik Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi penulis, penyair, jurnalis, atau ahli bahasa yang handal di masa depan.

Baca juga: Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak Sejak Dini

jenis jenis kecerdasan majemuk anak

2. Kecerdasan Logis-Matematis: Sang Pemikir Jitu

Apakah Si Kecil menunjukkan ketertarikan yang tinggi pada angka dan pola? Suka bermain puzzle, pandai memecahkan masalah, atau memiliki logika yang kuat? Jika ya, Si Kecil mungkin memiliki kecerdasan logis-matematis yang tinggi!

Kecerdasan ini bagaikan kunci ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia logika dan matematika dengan penuh antusiasme. Mereka senang bermain dengan angka dan pola, pandai memecahkan masalah, senang bereksperimen, dan memiliki kemampuan berpikir logis yang mumpuni.

Bunda dapat mengasah kecerdasan logis-matematis Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Berikan permainan edukasi logika: Ajak Si Kecil bermain puzzle, permainan strategi, atau permainan edukasi lainnya yang melatih kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah.
  • Ajak bermain peran: Ciptakan situasi permainan peran yang mengharuskan Si Kecil untuk menggunakan logika dan matematika, seperti berbelanja di supermarket atau bermain koki kecil.
  • Berikan kesempatan untuk bereksperimen: Dorong Si Kecil untuk bereksperimen dengan sains dan teknologi. Berikan mereka bahan-bahan sederhana untuk membuat eksperimen kecil di rumah.
  • Latih kemampuan berhitung: Ajak Si Kecil bermain permainan berhitung, seperti ular tangga atau monopoli. Gunakan uang mainan untuk melatih mereka menghitung uang kembalian.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan logis-matematis Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi ilmuwan, matematikawan, insinyur, atau ahli keuangan yang handal di masa depan.

9 jenis kecerdasan anak howard gardner dan cara mengembangkannya

3. Kecerdasan Visual-Spasial: Sang Maestro Seni

Kalau Si Kecil menunjukkan bakat luar biasa dalam menggambar, mencoret, atau menyusun balok, bisa jadi Si Kecil mungkin memiliki kecerdasan visual-spasial yang tinggi. Selain itu, jika Si Kecil memiliki kecerdasan visual-spasial,  Si Kecil juga akan  suka mengamati detail dengan jeli, memiliki imajinasi yang kuat, atau mudah memahami peta dan diagram. 

Kecerdasan ini bagaikan kuas ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia seni dan ruang dengan penuh antusiasme. Mereka memiliki imajinasi yang kuat, pandai menggambar dan mencoret, mudah memahami peta dan diagram, dan memiliki sense of space yang baik.

Baca juga: Alasan Anak Suka Warna Warna Cerah

Bunda dapat mengasah kecerdasan visual-spasial Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Berikan aktivitas menggambar dan mewarnai: Sediakan berbagai alat gambar dan mewarnai untuk Si Kecil berkreasi. Ajak mereka menggambar benda-benda di sekitar atau berimajinasi dengan bebas.
  • Ajak bermain puzzle: Bermain puzzle dapat melatih kemampuan Si Kecil dalam memecahkan masalah dan memahami pola visual. Pilihlah puzzle dengan tingkat kesulitan yang sesuai dengan usianya.
  • Latih kemampuan membaca peta: Ajak Si Kecil untuk melihat peta dan jelajahi berbagai tempat yang ada di sana. Berikan mereka pertanyaan tentang arah dan lokasi untuk melatih kemampuan orientasi spasialnya.
  • Dorong untuk mengeksplorasi seni dan desain: Ajak Si Kecil mengunjungi museum seni, galeri, atau pameran desain. Berikan mereka kesempatan untuk mencoba berbagai teknik seni dan desain.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan visual-spasial Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi seniman, desainer, arsitek, atau pilot yang handal di masa depan.

4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani: Sang Atlet Cilik

9 jenis kecerdasan anak howard gardner dan cara mengasahnya

Anak yang memiliki kecerdasan kinestetik-jasmani umumnya akan menunjukkan energi yang luar biasa dan selalu ingin bergerak, suka bermain fisik dan berolahraga, memiliki koordinasi tubuh yang baik, atau energik dan penuh semangat. Coba Bunda perhatikan, apakah Si Kecil memiliki kecerdasan kinestetik-jasmani yang tinggi?

Kecerdasan ini bagaikan tongkat ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia gerak dengan penuh antusiasme. Mereka suka bergerak dan bermain, memiliki koordinasi tubuh yang baik, menyukai olahraga dan aktivitas fisik, dan energik dan penuh semangat.

Bunda dapat mengasah kecerdasan kinestetik-jasmani Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Ajak bermain fisik dan olahraga: Ajak Si Kecil bermain sepak bola, basket, berenang, atau menari. Berikan mereka kesempatan untuk mencoba berbagai jenis olahraga dan aktivitas fisik.
  • Dorong untuk mengikuti kegiatan menari atau bela diri: Menari dan bela diri dapat melatih kemampuan motorik halus dan kasar Si Kecil, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka.
  • Berikan ruang gerak yang luas untuk bereksplorasi: Ciptakan ruang bermain yang aman dan nyaman bagi Si Kecil untuk bergerak bebas. Ajak mereka bermain di taman atau berpetualang di alam.
  • Latih keseimbangan dan koordinasi tubuh: Berikan Si Kecil permainan yang melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh, seperti berjalan di atas balok keseimbangan atau bermain bola bekel.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan kinestetik-jasmani Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi atlet, penari, guru olahraga, atau fisioterapis yang handal di masa depan.

5. Kecerdasan Musikal: Sang Maestro Melodi

Bunda, pernahkah Si Kecil menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap musik? Suka menyanyi dan menari, mudah menghafal melodi, atau memiliki sense of rhythm yang baik? Jika ya, Si Kecil mungkin memiliki kecerdasan musikal yang tinggi!

9 jenis multiple intelligence howard gardner

Kecerdasan ini bagaikan alat musik ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia musik dengan penuh antusiasme. Mereka memiliki pendengaran yang tajam, suka menyanyi dan menari, mudah menghafal melodi, dan memiliki sense of rhythm yang baik.

Bunda dapat mengasah kecerdasan musikal Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Ajak bernyanyi dan menari bersama: Bernyanyi dan menari bersama Si Kecil dapat meningkatkan bonding dan melatih kemampuan musik mereka. Ciptakan suasana yang menyenangkan dan biarkan mereka berekspresi bebas.
  • Dengarkan berbagai jenis musik: Ajak Si Kecil mendengarkan berbagai jenis musik, mulai dari klasik, pop, hingga tradisional. Biarkan mereka menjelajahi berbagai genre musik dan menemukan yang mereka sukai.
  • Berikan kesempatan untuk belajar alat musik: Jika Si Kecil menunjukkan minat terhadap alat musik tertentu, dorong mereka untuk belajar memainkannya. Berikan mereka guru yang berkualitas dan ciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.
  • Latih kemampuan mendengarkan dan menirukan melodi: Berikan Si Kecil permainan musik yang melatih kemampuan mereka dalam mendengarkan dan menirukan melodi. Gunakan berbagai alat musik sederhana, seperti piano mainan atau xylophone.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan musikal Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi musisi, penyanyi, komposer, atau guru musik yang handal di masa depan.

6. Kecerdasan Interpersonal: Sang Diplomat Cilik

Kecerdasan Interpersonal ini bagaikan tongkat ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia sosial dengan penuh antusiasme. Mereka mudah bergaul, pandai berkomunikasi, memiliki empati yang tinggi, dan mampu memahami perasaan orang lain.

Kalau Si Kecil memiliki jenis kecerdasan ini, umumnya Si Kecil akan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memahami perasaan orang lain?, suka bersosialisasi dan berteman, pandai berkomunikasi, atau memiliki empati yang tinggi. 

Baca juga: Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosi pada Anak

Bunda dapat mengasah kecerdasan interpersonal Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Ajak bermain peran: Bermain peran dapat membantu Si Kecil belajar memahami berbagai peran dan situasi sosial. Ciptakan berbagai skenario dan ajak mereka bermain bersama teman-temannya.
  • Dorong untuk berinteraksi dengan orang lain: Ajak Si Kecil mengikuti kegiatan sosial, seperti bermain bersama teman sebaya, mengikuti klub, atau menjadi relawan. Berikan mereka kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai orang dan membangun pertemanan.
  • Ajarkan cara berkomunikasi yang baik: Ajarkan Si Kecil cara berkomunikasi yang baik, seperti menggunakan kata-kata yang sopan, mendengarkan dengan seksama, dan menyampaikan pendapat dengan jelas.
  • Latih kemampuan untuk menyelesaikan konflik: Ajarkan Si Kecil cara menyelesaikan konflik dengan cara yang positif, seperti dengan bernegosiasi atau kompromi.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan interpersonal Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi diplomat, mediator, pekerja sosial, atau guru yang handal di masa depan.

7. Kecerdasan Intrapersonal: Sang Penjelajah Diri

Jika Si Kecil memiliki kecerdasan intrapersonal, bersiaplah Bunda untuk memiliki calon Sang Penjelajah Diri. Biasanya Si Kecil akan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi tentang diri sendiri. Selain itu Si Kecil juga suka merenung dan introspeksi, memiliki kesadaran diri yang tinggi, atau mampu mengatur emosi dengan baik. 

Kecerdasan ini bagaikan peta ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi dunia dalam diri mereka. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang diri sendiri, suka merenung dan introspeksi, memiliki kesadaran diri yang tinggi, dan mampu mengatur emosi dengan baik.

jenis kecerdasan anak dan cara mengasahnya

Bunda dapat mengasah kecerdasan intrapersonal Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Berikan ruang untuk eksplorasi diri: Dorong Si Kecil untuk mencoba berbagai hal baru, mengeksplorasi minat dan bakat mereka, dan belajar dari pengalaman. Biarkan mereka menemukan identitas diri mereka sendiri.
  • Ajak berdiskusi tentang perasaan: Ciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi Si Kecil untuk berdiskusi tentang perasaan mereka. Ajarkan mereka cara mengenali dan memahami emosi mereka.
  • Latih kemampuan untuk mengatur emosi: Berikan Si Kecil strategi untuk mengatur emosi mereka, seperti teknik pernapasan, mindfulness, atau journaling. Bantu mereka untuk menghadapi situasi sulit dengan cara yang positif.
  • Dorong untuk menulis jurnal: Ajak Si Kecil untuk menulis jurnal tentang pengalaman, pikiran, dan perasaan mereka. Menulis jurnal dapat membantu mereka untuk memahami diri sendiri dengan lebih baik.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan intrapersonal Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi pemimpin yang inspiratif, individu yang sukses, dan pribadi yang bahagia.

8. Kecerdasan Naturalis: Sang Pencinta Alam

Apakah Si Kecil menunjukkan ketertarikan yang tinggi pada alam? Suka bermain di luar ruangan, mengamati hewan dan tumbuhan, atau memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang dunia alam? Jika ya, Si Kecil mungkin memiliki kecerdasan naturalis yang tinggi!

Kecerdasan ini bagaikan kompas ajaib yang membuka pintu bagi Si Kecil untuk menjelajahi keajaiban alam dengan penuh antusiasme. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang dunia alam, suka bermain di luar ruangan, senang mengamati hewan dan tumbuhan, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

Bunda dapat mengasah kecerdasan naturalis Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Ajak bermain di alam: Ajak Si Kecil bermain di taman, hutan, atau pantai atau tempat wisata alam lainnya. Berikan mereka kesempatan untuk menjelajahi alam dan mengamati berbagai makhluk hidup.
  • Berikan buku-buku tentang alam: Sediakan buku-buku tentang hewan, tumbuhan, dan habitatnya. Bacakan buku-buku tersebut bersama Si Kecil dan ajak mereka untuk berdiskusi.
  • Rawat tanaman dan hewan peliharaan: Ajak Si Kecil untuk merawat tanaman dan hewan peliharaan. Kegiatan ini dapat membantu mereka belajar tentang tanggung jawab dan mengembangkan rasa cinta terhadap alam.
  • Ajak mengikuti kegiatan edukasi tentang alam: Ikuti kegiatan edukasi tentang alam, seperti berkemah, observasi burung, atau menanam pohon. Kegiatan ini dapat membantu Si Kecil untuk belajar lebih banyak tentang alam dan bagaimana menjaganya.

Dengan stimulasi yang tepat, kecerdasan naturalis Si Kecil akan berkembang pesat, membuka peluang untuk menjadi ilmuwan lingkungan, ahli biologi, penjaga hutan, atau petani yang handal di masa depan.

cara menjadi restoration generation

9. Kecerdasan Moral: Sang Penjaga Nilai

Pernahkah Bunda melihat Si Kecil menunjukkan rasa peduli yang luar biasa terhadap orang lain? Suka membantu dan berbagi, memiliki rasa keadilan yang tinggi, atau selalu ingin menolong mereka yang membutuhkan? Jika ya, Si Kecil mungkin memiliki kecerdasan moral yang tinggi!

Kecerdasan moral bagaikan kompas ajaib yang menuntun Si Kecil untuk menjelajahi dunia dengan penuh kebaikan dan tanggung jawab. Mereka memiliki empati dan kepedulian yang tinggi terhadap orang lain, suka menolong dan berbagi, memiliki rasa keadilan yang kuat, dan selalu ingin membantu mereka yang membutuhkan.

Bunda dapat membantu mengembangkan kecerdasan moral Si Kecil dengan berbagai cara:

  • Berikan contoh yang baik: Jadilah contoh yang baik bagi Si Kecil dengan menunjukkan perilaku yang bermoral. Tunjukkan kepada mereka bagaimana cara untuk menolong orang lain, bersikap adil, dan bertanggung jawab.
  • Ajarkan nilai-nilai moral: Ajarkan Si Kecil tentang nilai-nilai moral, seperti kejujuran, kebaikan, dan rasa hormat. Gunakan cerita, dongeng, atau pengalaman nyata untuk membantu mereka memahami nilai-nilai tersebut.
  • Berikan kesempatan untuk berlatih: Berikan Si Kecil kesempatan untuk berlatih menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Ajak mereka untuk menolong orang lain, berbagi dengan teman, atau menyelesaikan konflik dengan cara yang positif.
  • Berikan pujian dan penghargaan: Pujilah dan berikan penghargaan kepada Si Kecil ketika mereka menunjukkan perilaku yang bermoral. Hal ini akan membantu mereka untuk terus mengembangkan kecerdasan moral mereka.

Nah itu dia 9 jenis kecerdasan anak beserta cara untuk mengasahnya. Semoga dengan memahami jenis-jenis kecerdasan ini, Bunda bisa lebih mudah mengidentifikasi dan mengembangkan potensi anak. Dengan memahami jenis-jenis kecerdasan ini, Bunda dapat membantu Si Kecil untuk berkembang dengan memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan bakat mereka. 

Ingatlah Bunda, setiap anak unik, dan dengan dukungan yang tepat, mereka bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan kecerdasannya masing-masing. Semoga bermanfaat, Bunda!

Berita Terpopuler


Bagikan Artikel